Page 164 - Potret Perjuangan Bapak Hukum Agraria Prof. Boedi Harsono
P. 164

Potret Perjuangan Bapak Hukum Agraria ....

               dipandang tidak pantas dipakai sebagai instrumen untuk mela-
               kukan penertiban. Pada logika agraria tahapan ini pula, maka kira-
               nya penting diputuskan untuk melakukan pembatasan pengu-
               asaan dan pemilikan tanah, baik oleh perorangan dan badan
               hukum, baik tanah pertanian dan non pertanian. Logika agraria
               dalam tahapan pengaturan selanjutnya, barulah membuat aturan
               hukum dalam rangka penataan penggunaan dan pemanfaatan
               tanah, yakni melakukan penataan penggunaan dan mengopti-
               malkan pemanfaatan tanah bagi semua kegiatan pembangunan.
               Alokasi penggunaan dan pemanfaatan tanah seyogianyalah  mem-
               perhatikan kebutuhan rakyat yang paling banyak. Jika kebanyakan
               rakyat Indonesia hidup dari sektor pertanian, maka logis pula jika
               kebanyakan dari tanah yang tersedia dialokasikan untuk kegiatan
               pertanian tersebut. Langkah selanjutnya, baru melakukan legalisasi
               tanah dan pemberdayaan rakyat melalui tanah yang dipunyainya.
               Apabila, logika agraria seperti ini tidak bisa dipastikan mampu
               diwujudkan dalam RUU Pertanahan ini, kiranya RUU Pertanahan
               itu lebih tepat diundur rencana penyusunannya sambil menunggu
               konstelasi politik yang secara substansial lebih representatif.
                   Dikaitkan dengan pesan Presiden R.I. pada pelantikan kepada
               Kepala BPN RI Bapak Dr. HC Hendarman Supandji, S.H. pada
               tanggal 14 Juni 2012,  yang mengamanatkan 2 (dua) hal, yakni: (a)
               pelaksanaan redistribusi tanah bagi rakyat yang tidak punya tanah
               dan tidak mampu; serta (b) penyelesaian kasus-kasus pertanahan
                                                 1
               yang merupakan masalah besar negeri ini,  maka pesan Prof. Boedi
               Harsono untuk memprioritaskan pembenahan aturan hukum



                   1  Perhatikan Kepala BPN Baru Siap Bantu KPK Tuntaskan Kasus Hambalang
               http://www.suarapembaruan.com/home/kepala-bpn-baru-siap-bantu-kpk-
               tuntaskan-kasus-hambalang/21260, Diunduh 15 Juni 2012.

                                                                   151
   159   160   161   162   163   164   165   166   167   168   169