Page 25 - Cerpen Surabaya Bukan Kenangan
P. 25

tangannya menjadi membeku. Tetapi, ia harus tetap maju
           untuk  menampilkan  yang  terbaik  selain  itu  juga  dia  telah

           melewati  banyak  perjuangan  dan  do’a  dari  orang  yang
           menyayanginya.

                  Semua  peserta  perlombaan  sudah  menampilkan

           performanya.  Waktu  yang  ditunggu-tunggu  oleh  semua
           peserta lomba adalah siapa yang menjadi juaranya.

                  Dinda tidak berharap lebih untuk mendapatkan juara,
           karena membayangkan  berada di tempat itu saja  menjadi

           kebahagiaan yang tersendiri bagi dia. Maka dari itu apapun
           hasil  yang  diumumkan  oleh  dewan  juri,  dia  akan

           menerimanya dengan senang.

                  Pengumuman hasil pemenangpun selesai, dia belum
           beruntung di perlombaan kali ini. Pak Setyo menghibur hati

                                      dinda     dengan      mengajaknya

                                        berwisata ke Kebun Binatang. Ini
                                         pertama kalinya Dinda pergi ke

                                         Kebun Binatang Surabaya. Dari
                                        awal  masuk  di  pintu  gerbang

                                         tempat  wisata  itu,  ia  sudah






                 21
   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30