Page 29 - Komunikasi Strategis
P. 29

dalam komunikasi. Latar  belakang  pengalaman,  pendidikan,  dan
                       kebudayaan berpengaruh terhadap pemaknaan simbol.
                   2.  Belajar (learning). Ketika orang berkomunikasi satu sama lain atau
                       saat seseorang menerima pesan, mereka pada dasarnya  sedang
                       melakukan proses pembelajaran. Dalam konteks ini, mereka ber-
                       usaha  memahami makna  dari  simbol-simbol  dalam  pesan  yang
                       diterima.  Mereka  yang  sudah terbiasa  dengan  suatu simbol
                       atau  kumpulan  simbol akan  merasa  mudah  dalam  mempelajari
                       maknanya. Namun, orang yang tidak terbiasa, terlebih lagi mereka
                       belum pernah melihat sebelumnya, akan merasa kesulitan dalam
                       mempelajari simbol.
                   3.  Subjektivitas (subjectivity). Dalam memberikan makna pada simbol,
                       pengaruh  subjektivitas seseorang  tidak  dapat  dihindarkan.  Pada
                       dasarnya, setiap orang memiliki penilaian subjektif atas alasan apa
                       pun terhadap pesan yang mereka terima.
                   4.  Tawar-menawar  (negotiation).  Dalam memahami simbol,  terjadi
                       tawar-menawar  makna  antara  yang  dimaksudkan komunikator
                       dan yang dimaknai komunikan. Kedua belah pihak berusaha untuk
                       menya makan  makna  agar  terjadi  pemahaman  bersama  (mutual
                       understanding).
                   5.  Budaya (culture). Pengaruh budaya akan terbawa dalam komunikasi,
                       baik dalam cara berkomunikasi maupun dalam pemberian makna.
                       Prinsip-prinsip setiap orang selalu terkait dengan budayanya, baik
                       itu budaya suku bangsa (etnis) maupun budaya kelompok.

                   6.  Tingkatan dan konteks (level and context). Komunikasi mengenal
                       tingkatan berdasarkan bentuknya, seperti komunikasi individu, ke-
                       lompok, dan organisasi, atau berdasarkan strata sosial,  seperti umur
                       dan status sosial. Selain itu, komunikasi juga dipengaruhi oleh kon-
                       teks, baik itu formal maupun informal, serta terkait dengan waktu,
                       tempat, dan kebudayaan. Akibatnya, pemaknaan pesan komuni-
                       kasi tidak dapat terlepas dari tingkatan dan konteks komunikasi ini.
                   7.  Acuan  diri  (self­reference).  Pengalaman  pribadi  sering  menjadi
                       acuan dalam memahami makna. Sebagai contoh, seseorang yang
                       pernah mengalami perlakuan tidak senonoh karena suatu ras akan




                                                  Bab 1 Dasar-Dasar Komunikasi Strategis  17
   24   25   26   27   28   29   30   31   32