Page 24 - Komunikasi Strategis
P. 24
nikasi strategis (PKKS) yang ingin menyam paikan informasi kepada
masyarakat luas dapat menempuh alternatif yang dianggap baik, yaitu
memasang iklan atau advertorial di media lini atas (above the line media),
seperti koran, radio, atau televisi. Sebelum perkembangan teknologi
digital sepesat sekarang, para pemilik PKKS juga sering memanfaatkan
media lini bawah (below the line media) seperti leaflet, booklet, baliho,
spanduk, dan sebagainya untuk mengam panyekan produk mereka.
Bahkan, mereka sering mengan dalkan special events atau social events
sebagai media promosi.
Melalui kemunculan media digital, banyak pemilik PKKS meman-
faatkan beragam platform media digital dan media sosial untuk meng-
informasikan suatu produk. Akibatnya, keputusan untuk memper-
tahankan kebutuhan kerja sama dengan media lini atas atau tidak sama
sekali berubah menjadi pilihan tidak wajib. Apalagi, paket informasi
yang didistribusikan melalui media lini atas, media lini bawah, kegiat-
an special events, dan social events dapat dialihkan dan dimuat dalam
media digital. Memang, sang pemilik PKKS dapat menyebarkan infor-
masi kapan pun dan di mana pun dengan adanya media digital. Mereka
dapat merancang, mendistribusikan, serta memperbarui (update) pe-
san atas produk yang dikampanyekan dengan mudah dibandingkan
metode konvensional yang ditawarkan media lain.
Di era digital, peluang lain yang terbuka bagi para pemilik PKKS
adalah membangun ikatan sosial (social engagement) dengan khalayak
sasaran. Ikatan sosial ini dapat diawali dan dibangun di dunia maya
yang kemudian tetap dapat dilanjutkan di dunia nyata. Tantangan
yang muncul adalah khalayak sasaran semakin tidak mudah untuk
diyakin kan terhadap pesan yang disampaikan. Di era digital, khalayak
mengalami terpaan pesan yang begitu banyak, sehingga perhatian
mereka terpecah kepada beragam pesan. Pesan-pesan tersebut dapat
datang pada setiap saat, bahkan ketika khalayak sedang tidur nyenyak.
Banyaknya pesan yang diterima khalayak tidak hanya memecah
konsentrasi perhatian, tetapi juga menimbulkan persaingan pesan
di benak mereka. Biasanya, khalayak hanya akan merespons paket
pesan yang memiliki ciri khas atau keunikan dan mempertimbangkan
dimensi search engine optimalization (SEO). Paket-paket pesan yang
12 Komunikasi Strategis

