Page 26 - Komunikasi Strategis
P. 26
menjadi sangat signifikan untuk menanggapi permasalahan kampanye
komunikasi di era digital, baik dari segi substansi maupun administratif.
Dengan karakter dasar sistematis dan terukur tersebut, PPKS juga ber-
guna untuk menghindari kekeliruan kampanye yang akan sukar diper-
baiki jika sudah terjadi (Simmons, 1990: 6). Tanpa perencanaan yang
matang, sebuah PPKS sukar mendapatkan keberhasilan, baik dari proses
maupun isi kampanye.
Berdasarkan uraian tersebut, PPKS memiliki fungsi yang sangat
penting bagi sebuah organisasi, terutama di era digital seperti saat ini.
Penyusunan PPKS yang komprehensif akan sangat membantu untuk
memberikan panduan dan pedoman bagi unit kerja yang bertanggung
jawab pada pengelolaan informasi dalam menyusun program kampanye
komunikasi strategis (PKKS) demi mencapai kesuksesan dalam kam-
panye, sosialisasi, atau promosi produk-produk yang dimiliki. Selain
memiliki fungsi strategis sebagai panduan dan pedoman, PPKS secara
praktis sekurang-kurangnya memiliki 3 (tiga) fungsi. Pertama, unit kerja
yang bertanggung jawab pada pengelolaan informasi dapat memiliki
dokumen PPKS sebagai acuan dan tolak ukur penanganan kampanye,
sosialisasi, atau promosi atas setiap produk yang ditugaskan. Unit kerja
yang dimaksud adalah bagian hubungan masyarakat (public relations),
corporate communication, biro komunikasi publik, dan lain-lain.
Kedua, unit kerja yang bertanggung atas pengelolaan informasi
akan lebih mudah, sistematis, dan terukur dalam melaksanakan kam-
panye, sosialisasi, atau promosi dengan memiliki dokumen PPKS me-
lalui pendekatan komunikasi tunggal maupun komu nikasi pemasaran
terpadu (integrated marketing communication). Mengapa demikian?
Hal itu karena berbagai aspek yang terkait dengan pelaksanaan sebuah
PKKS, termasuk dalam menjaga keterpaduan antarkegiatan sosialisasi,
kampanye, atau promosi telah dirancang dalam dokumen PPKS. Dalam
suasana keterpaduan itu, pesan-pesan kunci dari setiap kegiatan kam-
panye, sosialisasi, atau promosi untuk suatu produk dapat diselaraskan
satu sama lain. Dengan demikian, semua kegiatannya akan mengerucut
pada satu tujuan kampanye yang sudah ditetapkan.
Ketiga, ini yang paling sulit karena komunikasi strategis juga memi-
liki dimensi idealis, selain bersifat pragmatis. Pengelola PPKS sering diha-
14 Komunikasi Strategis

