Page 25 - Komunikasi Strategis
P. 25

dibuat  sekadarnya,  baik dalam bentuk,  ukuran,  isi pesan,  dan  teknik
                   pendistribusian,  tidak  akan memperoleh perhatian  khalayak.  Oleh
                   karena itu, perencanaan program komunikasi strategis diperlukan pada
                   saat ini.
                       Penyusun PPKS hendaknya mampu mengubah tantangan di tengah
                   peluang yang ada. Penyusunan PPKS harus mampu menghasilkan
                   respons positif atas produk yang dikampanyekan, terutama di tengah
                   banyaknya terpaan pesan yang sering kali memiliki kesamaan satu
                   sama lain. Keadaan tersebut akan berbeda jauh seandainya persaingan
                   pesan terjadi pada masa-masa sebelum era digital. Pada masa itu, istilah
                   headline untuk media cetak dan prime time untuk media siar mulai dikenal
                   di masa konvensional. Ketika itu, paket informasi yang ditempatkan di
                   headline dan prime time cenderung akan mendapatkan perhatian lebih
                   banyak daripada yang dimuat di tempat lain. Sementara itu, media
                   digital memberikan keleluasaan kesempatan untuk mendapatkan per-
                   hatian karena pilihan sebaran informasi yang beragam.

                       Sayangnya,  penyebaran informasi  di media sosial  juga mencip-
                   takan ancaman lain. Informasi di media sosial dapat dengan mudah
                   mendapatkan “bantahan” dari para warganet. Media digital, terutama
                   media sosial, memudahkan pengguna untuk mengirimkan komentar,
                   tidak terkecuali yang bernada negatif pada materi kampanye komu-
                   nikasi yang kita lakukan. Warganet dapat dengan mudah melakukan
                   “counter” atas kampanye yang kita lakukan, bahkan ada yang berani
                   mendelegitimasi  produk kita secara terang-terangan. Hal ini  dapat
                   menjadi ancaman terhadap keberhasilan untuk mencapai tujuan kam-
                   panye komunikasi yang kita targetkan.
                       Dalam kondisi demikian, pengelola PPKS dituntut untuk berpikir
                   strategis dan  taktis. Program  komunikasi yang  dirancang  harus  di-
                   susun secara  sistematis,  terukur,  dan  dapat  dipertanggungjawabkan
                   (accountable). Pengelola PPKS hendaknya sudah mempertimbangkan
                   kemungkinan munculnya komentar dari para warganet dengan matang
                   sebelum mengunggah suatu paket informasi melalui media digital atau
                   media sosial, terutama komentar negatif terhadap isi kampanye yang
                   kita lakukan. Tindakan yang bersifat antisipatif seperti ini cocok dengan
                   karakter dasar PPKS, yaitu sistematis dan terukur. Dengan begitu, PPKS



                                                  Bab 1 Dasar-Dasar Komunikasi Strategis  13
   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30