Page 20 - Komunikasi Strategis
P. 20
Tampak jelas dari Gambar 1.1 tersebut, perencanaan komuni kasi
strategis (strategic communication plan) merupakan suplemen bagi
fungsi manajemen strategis organisasi. Isi dari perencanaan program
komunikasi strategis (PPKS) pada level ini melibatkan garis besar PPKS.
Cakupan garis besar PPKS, antara lain latar belakang, tujuan, kebijakan,
lingkungan eksternal dan internal organisasi, peluang keun tungan, tu-
juan komunikasi, tema, dan pesan, prioritas komunikasi, per timbangan
strategis, pertimbangan konsultasi, kerja sama dan negosiasi, indikator
kinerja, serta antisipasi sumber keuangan. Dalam rangka mendu-
kung keberadaan dan pencapaian visi maupun misi organisasi, para
komunikator strategis harus selalu siap siaga dalam mengalokasikan
sumber daya. Dalam situasi yang demikian, mereka berperan untuk
mendukung usaha organisasi dalam mencapai tujuan strategis dan me-
menuhi misi maupun mandat organisasi. Komunikasi di sini juga men-
jadi salah satu fungsi manajemen dengan sendirinya. Oleh karena itu,
para eksekutif komunikasi memiliki peran sebagai penasihat.
Kesiapsiagaan para komunikator berkaitan dengan per ubahan yang
cepat di sekitar organisasi. Perubahan struktur pasar yang tidak ter duga
dapat menjadi tantangan bagi industri, sedangkan perubahan dalam
kepemimpinan sering kali menjadi masalah yang dihadapi oleh orga-
nisasi pemerintah. Oleh karena itu, perencanaan komunikasi strategis
tidak dapat menunggu lama dan harus selalu diper barui (update) sesuai
perkembangan eksternal maupun internal organisasi. Dengan begitu,
para komunikator organisasi tampak senan tiasa berada dalam situasi
berjaga. Jadi, tidak heran jika Ferguson sendiri menyebut perencanaan
komunikasi strategis sebagai keadaan darurat perencanaan (planning
exigencies). Kelompok komunikasi dalam sebuah organi sasi perlu mem-
perhatikan hal-hal berikut agar peren canaan komunikasi strategis be-
nar-benar berfungsi sebagai bagian integral dari mana jemen.
a. Ketua komunikasi hendaknya merupakan salah satu anggota ekse-
kutif yang bertanggung jawab untuk perencanaan strategis pada
level organisasi atau korporasi.
b. Ketua komunikasi idealnya harus menjadi partisipan aktif dalam
mengem bangkan rencana misi dan tujuan organisasi atau korporasi.
8 Komunikasi Strategis

