Page 17 - Komunikasi Strategis
P. 17

Fokus  komunikasi  ditinjau dari  perspektif kepentingan  peneri-
                       ma, bukan dari kepentingan pengirim. Karakteristik ini berkaitan
                       dengan karakteristik nomor 2 di atas. Meskipun pemilik program/
                       perencana komunikasi memiliki kepentingan tertentu, hendaknya
                       tidak mengabaikan kepentingan khalayak.

                       Berdasarkan 4 (empat) karakteristik perencanaan komunikasi instru-
                   mentalis yang telah disebutkan, pengelolaan komunikasi strategis memi-
                   liki cakupan untuk perencanaan jangka pendek maupun jangka panjang
                   (short and long­term planning). Pengelolaan komunikasi strategis berakar
                   dari bawah (bottom­up), berorientasi pada kepentingan penerima (audi­
                   ence­oriented), dan bertujuan untuk mencapai tujuan akhir yang besar
                   (ultimate purpose). Simmon dan Mujica (1987) dalam Simmons (1990: 4)
                   menyatakan bahwa peren canaan komunikasi dengan pendekatan instru-
                   mentalis dapat menjadi perencanaan kampanye yang efektif (effective
                   campaign planning) dengan langkah-langkah sebagai berikut.
                   a.  Melakukan  campur  tangan  yang  tepat  pada  waktu yang  sesuai.
                       Ini mencakup perancangan pesan yang menarik, pemilihan media
                       yang tepat,  penetapan  target  sasaran yang jelas, dan eksekusi
                       pesan pada waktu yang strategis.
                   b.  Mengidentifikasi segmentasi masyarakat. Segmentasi tidak hanya
                       penting dalam mengirimkan pesan yang efektif, tetapi juga meng-
                       optimalkan efisiensi biaya kampanye yang memiliki sumber daya
                       terbatas. Hal ini tidak hanya penting bagi pengiriman pesan, tetapi
                       juga baik untuk efektivitas biaya kampanye yang terbatas.

                   c.  Menggunakan riset untuk menelusuri pelaksanaan kampanye yang
                       pada akhirnya mendapatkan saran (feedback) bagi perbaikan siklus
                       perencanaan selanjutnya.

                   d.  Memilah usaha secara proporsional dalam mencapai target sesuai
                       potensi dampak yang ditimbulkannya.

                       Simmons (1990: 5) kemudian memberikan kontribusi dengan me-
                   nambahkan 2 (dua) aspek penting dalam langkah-langkah perencana-
                   an kampanye yang efektif sebagai berikut.
                   a.  Pemahaman tentang cara manusia memproses informasi dibutuh-
                       kan, khususnya mengenai motivasi untuk mendapatkan infor masi.



                                                  Bab 1 Dasar-Dasar Komunikasi Strategis  5
   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22