Page 15 - Komunikasi Strategis
P. 15
tegic management) dari sebuah organisasi. Konse kuensinya, prog ram-
program komunikasi yang dirancang dan dilaksanakan meru pakan pe-
ngejewantahan dari visi dan misi organisasi.
Kedua, pihak organisasi memanfaatkan komunikasi untuk men capai
tujuan tertentu sesuai tipe organisasinya. Tipe organisasi peme rin tahan
umumnya memiliki tujuan penyampaian informasi yang meng arah
pada sosialisasi kebijakan publik kepada khalayak luas. Penyam paian
informasi perusahaan atau institusi bisnis dilakukan dalam rangka
branding produk-produk yang dihasilkan. Sementara itu, penyampaian
informasi organisasi kemasyarakatan dimaksudkan untuk mendapatkan
dukungan atas keberadaan mereka di tengah khalayak. Selain jenis atau
tipe organisasi, perbedaan tujuan komunikasi strategis organisasi dapat
disebabkan oleh situasi yang dihadapi. Organisasi yang selalu berada
dalam tekanan (pressure) memiliki tujuan komunikasi yang berbeda
dibandingkan dengan organisasi yang hidup dalam ke adaan normal.
Ketiga, penyampaian informasi dalam komunikasi strategis dilaku-
kan dengan mempertimbangkan berbagai aspek. Pertimbangan ini se-
suai dengan karakteristik dari konsep strategis (strategic) itu sendiri.
Selain aspek tujuan, komunikasi strategis juga memperhitungkan di-
mensi-dimensi informasi yang akan disampaikan, khalayak yang men-
jadi sasaran, pesan yang dikembangkan, media yang digunakan, dan
komunikator yang dipilih. Aspek sumber daya yang meliputi manusia
(man), uang (money), mesin (machine), metode (methods), bahan-bahan
(material), semangat dan moralitas (moral), khalayak sasaran atau pasar
(market), maupun waktu dari menit ke menit (minute), termasuk yang
menjadi perhatian dalam komunikasi strategis. Semua aspek ini di-
hitung semata-mata demi tercapainya tujuan komunikasi strategis or-
ganisasi.
Keempat, pengelolaan komunikasi strategis mengenal jenis prog-
ram komunikasi berdasarkan target jangka pendek, target jangka me-
nengah, maupun target jangka panjang sebagai bagian dari manajemen
strategis. Program jangka pendek maupun jangka menengah memiliki
target yang konkret (tangible) dan lebih dekat dengan manajemen
yang berorientasi pada tujuan atau objektif. Sementara itu, target untuk
Bab 1 Dasar-Dasar Komunikasi Strategis 3

