Page 21 - Komunikasi Strategis
P. 21

c.  Ketua komunikasi hendaknya menjadi penasihat utama untuk ber-
                       bagai masalah yang berkaitan dengan komunikasi.
                   d.  Secara ideal, perencanaan komunikasi strategis harus sepenuhnya
                       mengikuti tujuan dan rencana bisnis organisasi atau korporasi.
                   e.  Anggota organisasi yang paling senior hendaknya berbagi kepemi-
                       likan di dalam perencanaan komunikasi strategis.
                   f.   Sebuah perencanaan komunikasi sebaiknya dilaksanakan dengan
                       pendekatan yang terpadu. Hal ini mengharuskan adanya kerja sama
                       antara fungsi hubungan masyarakat, periklanan, dan komunikasi
                       pemasaran.
                       Seperti pada perencanaan strategis, tahapan perencanaan opera-
                   sional juga masih bersifat umum. Perencanaan operasional mene kan kan
                   cara suatu organisasi dalam mencapai tujuan strategisnya dan meme-
                   rinci alokasi anggaran untuk berbagai kegiatan komunikasi. Perencana-
                   an di level ini berkonsentrasi pada usaha yang memiliki beberapa tujuan
                   berikut. Pertama, untuk menentukan prioritas komunikasi. Kedua, untuk
                   menunjukkan keterkaitan antara tujuan komunikasi dan rencana stra-
                   tegis organisasi.  Ketiga, untuk mengidentifikasi kelompok yang akan
                   menjadi klien (client) utama organisasi. Keempat, untuk menunjukkan
                   kegiatan dan pelayanan yang bersifat mendukung. Kelima, untuk me-
                   nen tukan alokasi dana di antara prioritas-prioritas yang ada.
                       Sementara tahapan perencanaan kerja merupakan perluasan dari
                   perencanaan operasional yang bahkan penyusunannya sering kali dila-
                   ku kan bersamaan dengan perencanaan operasional. Perencanaan kerja
                   bersifat lebih konkret dan khusus. Tugas perencana komunikasi dalam
                   tahapan ini adalah mengidentifikasi produk dan jasa yang akan ditawar-
                   kan kepada khalayak, mendesain pesan, menentukan indikator kinerja,
                   menetapkan  rencana-penerapan  (milestones),  menyusun  meto dologi
                   evaluasi, dan mengalokasikan sumber daya untuk setiap pro duk, jasa,
                   serta kegiatan. Rencana kerja kemudian secara lebih terperinci dikem-
                   bangkan dan diterjemahkan dalam rencana pendukung (support plan).
                   Pada tahap ini, cara mengelola sebuah kegiatan secara spesifik telah
                   dirancang, seperti cara melaksanakan konferensi pers dan membangun
                   inisiatif. Inisiatif dapat dilakukan dengan cara melak sanakan kampanye
                   untuk mendorong agar orang membeli suatu pro duk baru. Dengan



                                                  Bab 1 Dasar-Dasar Komunikasi Strategis  9
   16   17   18   19   20   21   22   23   24   25   26