Page 112 - Lestari_Bahasa
P. 112
103
Data (31-32) di atas menunjukkan bahwa
fungsi ‘menjelaskan’ digunakan setelah fungsi
‘menyarankan’. Pada data tersebut waitress
merekomendasikan dua jenis makanan yaitu Pork
Vindaloo dan Crispy Whole Fish. Rekomendasi
tersebut berhasil menarik minat tamu yang kemudian
meminta informasi lebih lanjut mengenai Crispy
Whole Fish. Waitress pun langsung menjelaskan
bahwa hidangan tersebut dalam porsi kecil sehingga
tidak untuk berbagi, dan memiliki rasa pedas manis.
Penjelasan menu terdiri atas deskripsi
mengenai cara memasak (methods of cooking),
bahan-bahan (ingredients), dan rasa (taste) yang
menjadi ciri khas dari hidangan yang ditawarkan.
Dalam menjelaskan tentang metode memasak,
biasanya digunakan bentuk pasif seperti fried
(digoreng), sautéed (ditumis), boiled (direbus), baked
(dipanggang dalam oven untuk roti), roasted
(dipanggang dalam oven untuk daging), grilled
(dipanggang di atas bara api), dan steamed (dikukus)
(Talalla, 2008: 10-13). Penggunaan bentuk pasif ini
bertujuan untuk lebih menekankan tindakan apa
yang dilakukan karena tamu tentunya lebih tertarik
pada metode atau cara yang digunakan dalam
memasak suatu hidangan tertentu daripada siapa
yang melakukannya.
Perlu juga disampaikan di sini bahwa secara
umum bahan makanan dapat dikategorikan ke dalam
1) seafood yang terdiri atas fish (ikan) dan shellfish
(kerang); 2) meat yang terdiri atas poultry (daging

