Page 51 - Lestari_Bahasa
P. 51
42
untuk menyapa seorang wanita yang belum dikenal
atau belum diketahui namanya.
Selain madam atau ma’am yang digunakan
untuk menyapa seorang wanita, terdapat juga bentuk
sapaan miss untuk menyapa seorang wanita muda
atau yang belum menikah, dan sir untuk menyapa
seorang pria. Bentuk sapaan untuk wanita tersebut
dibedakan sesuai dengan usia atau status
pernikahan. Tetapi karena staf tidak mengenal tamu
atau penelepon, maka lebih baik jika staf
menggunakan bentuk sapaan madam secara umum.
Bentuk sapaan sir dapat digunakan kepada setiap
pria, tidak dibedakan dari segi usia atau status
pernikahan. Ketiga bentuk sapaan tersebut, yaitu sir,
madam/ma’am, dan miss, digunakan ketika tamu
tidak diketahui namanya.
Bentuk sapaan dan salam yang digunakan oleh
staf dalam data (2, 4, dan 5) mengandung fungsi
interaktif yang direalisasikan dalam fungsi ‘menyapa’,
yang berkaitan dengan fungsi informatif. Salam
sapaan tersebut tidak hanya bertujuan untuk
menyapa penelepon, tetapi juga sebagai stimulus
yang memberikan kesempatan kepada pihak
penelepon untuk menyampaikan tujuannya
menelepon.
5.4 Fungsi Indikatif ‘Meminta Maaf’
Dalam menangani reservasi, tidak setiap
keinginan penelepon atau calon tamu dapat
terakomodasi. Seringkali seluruh tempat di restoran
telah habis dipesan sebelumnya, sehingga staf harus

