Page 76 - Lestari_Bahasa
P. 76
67
Pada kutipan data di atas, seorang host sedang
menyambut tamu yang datang dengan reservasi.
Dalam menyambut tamu, seorang host dapat
menggunakan cara yang santun untuk mengarahkan
atau memberi petunjuk atau instruksi kepada tamu di
restoran. Fungsi ‘menyuruh’ yang diperhalus
digunakan oleh host ketika menyuruh tamu
menunggu sebentar atau pun untuk mengikutinya ke
meja yang telah disiapkan. Host tidak menggunakan
bentuk imperatif “Follow me” melainkan memilih
menggunakan bentuk interogatif “Could you follow
me, please?”. Tujuan pemilihan bentuk interogatif
tersebut untuk memperhalus suruhan dan
membuatnya menjadi seperti ajakan atau undangan
sehingga terdengar lebih santun. Dengan demikian,
waitress telah menggunakan fungsi permisif dengan
cara mengubah bentuk kalimat ‘menyuruh’ menjadi
‘mengundang’.
6.4 Fungsi Indikatif ‘Meminta Maaf’
Selain fungsi permisif, ditemukan juga
penggunaan suatu ekspresi bahasa yang menjadi
penanda atau mengindikasikan suatu hal. Misalnya
ekspresi “thank you” digunakan sebagai tanda
mengakhiri percakapan atau ekspresi “sorry” yang
menandakan bahwa pihak restoran tidak dapat
memenuhi permintaan tamu. Dalam rumusan teori
fungsi bahasa terdahulu, fungsi ‘mengucapkan
terima kasih’ (thanking) dan ‘meminta maaf’
(apologizing) termasuk ke dalam fungsi ekspresif
(Leech, 1974; Bühler, 1965). Dalam kajian ini, fungsi

