Page 259 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 259
MERAWAT NKRI ALA KYAI MUDA | Tokoh-tokoh Inspiratif dari Pesantren
membaca kitab kuning di pesantren. Berikut adalah ulasan ri-
yadhah Hindun Anisah, istri H. Nuruddin Amin, pengasuh PP
Hasyim Asyari, Bangsri, Jepara.
Perempuan yang akrab disapa Bunda Hindun itu lahir pada 2
Mei 1974, keterbatasan akses pendidikan untuk perempuan per-
nah Bunda Hindun alami ketika hidup di Pasuruan. Hindun kecil
diasuh oleh Mbah Hamid Pasuruan. Sadar dengan keterbatasan
perempuan mengakses pendidikan dalam mainstream kehidupan
di Pasuruan, mendorong Bunda Hindun memilih hidup di Yog-
yakarta bersama ibunya di Pondok Pesantren Krapyak, Yayasan
Ali Maksum. Kesadaran inilah kiranya yang menjadi titik tolak
Bunda Hindun dalam memandang kehidupan serta terlihat da-
lam geraknya membidani kegiatan pendidikan di Jepara.
Dia melanjutkan pendidikan tinggi dengan menempa keilmuan
di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) UGM, merangkap
dengan Fakultas Syari’ah IAIN Sunan Kalijaga (sekarang UIN
Sunan Kalijaga) tahun 1992-1998. Paska menyandang sarjana,
Perhatian Bunda Hindun fokus kepada pemberdayaan perem-
puan dan memperluas akses pendidikan perempuan.
Pada17 September 1998, Bunda Hindun menikah dengan H.
Nuruddin Amin, pria asal Jepara. Suaminya aktif sebagai Sek-
retaris PWNU DIY masa khidmah 1997-2003. Di tengah peri-
ode masa khidmahnya di NU, Nuruddin Amin terpilih menjadi
Ketua Gerakan Pemuda Ansor DIY masa khidmah 2000-2005.
Sang isteri, Hindun Anisah kemudian terbawa menjadi aktiv-
is di NU. Hindun menjadi volunteer di Yayasan Kesejahteraan
Fatayat (YKF) Yogyakarta 1998-2002. Perhatiannya kepada isu
perempuan pun memperoleh wadah. Dia mulai membangun jar-
ingan dengan berbagai LSM Perempuan di Yogyakarta.
| 245

