Page 329 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 329

MERAWAT NKRI ALA KYAI MUDA | Tokoh-tokoh Inspiratif  dari Pesantren


            kita melihat negara pecah seperti Yugoslavia dan negara gagal
            semacam Ethiopia dan Somalia.” Begitu Pak Dian yang pernah
            mengajar Tata Negara dan PPKn di MA Al-Muayyad ini meng-
            ingatkan.


            “Dekolonisasi di berbagai bidang kehidupan merupakan peker-
            jaan besar yang menuntut kesungguhan semua pendidik negeri
            ini,” tegas Pak Dian. Menurutnya, dekolonisasi itu adalah ikhtiar
            untuk mengentaskan diri dari mentalitas orang terjajah. “Orang
            terjajah itu mau berbuat baik hanya jika disuruh, dan mau ber-
            henti dari perbuatan buruk hanya jika diancam,” lanjutnya.

            Tak hanya sekali Pak Dian mengingatkan bahwa pesantren ada-
            lah “Kampus Kader Bangsa Indonesia. Itu juga merupakan salah
            satu visi Al-Muayyad, KKBI, Kampus Kader Bangsa Indone-
            sia.”

            Tiga Pertanyaan untuk Santri


            Seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya, sejak tahun 1996
            hingga kini, Kiai Dian diberi amanah untuk mengasuh Pesant-
            ren Al-Muayyad Windan. Lambat laun, pesantren Al-Muayyad
            Windan yang diasuh Kiai Dian mendapatkan respons yang baik
            dari masyarakat.


            “Ada saja yang belajar di sini, ya mahasiswa, anak-anak, ibu-
            ibu, pegiat LSM dan wartawan.  Ada juga dosen dari dalam
            dan luar negeri menyempatkan diri untuk tinggal beberapa hari
            berbagi pengetahuan atau suka rela menjadi native speaker un-
            tuk mata pelajaran Bahasa Inggris di sini,” kata suami Murtafiah
            Mubarokah itu.

            Dari awal santri yang berjumlah hanya 7 orang, kini alumninya



                                                                      | 315
   324   325   326   327   328   329   330   331   332   333   334