Page 330 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 330

KH Mohammad Dian Nafi’ |  Pegiat Kemanusiaan dan Literasi




















            hampir seribuan. Saat ini, santri mukim yang tinggal di asrama
            pondok sebanyak 65 orang. Sedang yang non-mukim atau santri
            kalong sebanyak 119 orang. Mereka para mahasiswa yang ber-
            asal dari beberapa pulau di tanah air.


            Di mata para santri, Pak Dian dikenal sebagai sosok kiai yang
            disiplin, arif, penyayang, profesional sekaligus humoris. San-
            tri-santri juga menganggapnya sebagai bapak, pendidik, seka-
            ligus teman belajar yang sangat asyik. Ini nampak dari sikap
            yang ia tampilkan. Saat mengaji, ia akan mengabsen santrinya
            yang tidak hadir. Di sela-sela mengaji, ia memberikan tips cara
            berpikir sistematis dan merencanakan segala sesuatunya dengan
            baik, juga cara menjaga kesehatan, merawat alat-alat makan dan
            perabot pondok.


            Penerima Solopos Award dan Penghargaan Rektor UNS sebagai
            Alumni Berprestasi ini tidak sekadar menyampaikan wejangan
            kepada santrinya, tetapi  juga memberikan  contoh agar santri
            cakap menerapkan dan mengembangkannya dalam kehidupan
            sehari-hari di masyarakat. Tak jarang di dalam tasnya terdapat
            peralatan untuk mengajar sampai kepada alat-alat tulis seperti
            spidol aneka warna. Perangkat LCD Projector juga sering diper-
            gunakan. Kalau sudah tampil seperti itu Pak Dian lantas tampak



            | 316
   325   326   327   328   329   330   331   332   333   334   335