Page 445 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 445
MERAWAT NKRI ALA KYAI MUDA | Tokoh-tokoh Inspiratif dari Pesantren
Menyampaikan pesan-pesan sosial-keagamaan melalui ceramah
di dusun-dusun, atas undangan warga maupun alumni santri,
merupakan salah satu kegiatan Yusuf di masyarakat selama 20
tahun terakhir sejak pulang dari nyantri di Pondok Pesantren
Lirboyo, Kediri, Jawa Timur. Bukan hanya pada momentum
hari besar keagamaan, namun permintaan ceramah dari warga
masyarakat juga untuk acara walimahan, sunatan, bubaran bayi,
maupun upacara pemakamann jenazah.
Momentum Maulud dan Rojab adalah yang paling banyak di-
nantikan warga masyarakat. Sehingga untuk jadwal ceramah Yu-
suf dari permintaan warga di bulan-bulan khusus ini, sudah terisi
setahun sebelumnya. Pada bulan Ramadhan tahun 2007, penulis
pernah menjumpai tamu yang sowan Yusuf hendak mengundang
ceramah di bulan Syawal. Namun karena hari yang diinginkan
di bulan Syawal itu jadwalnya sudah terisi, maka tamu tersebut
minta di bulan Maulud, tapi ternyata sudah terisi juga. Akhirnya
tamu tersebut meminta jadwal untuk bulan Syawal tahun depan.
Bagi Yusuf, aktifitas berceramah dalam suatu acara di mas-
yarakat merupakan media silaturahim dan bersosialisasi untuk
menyampaikan pesan-pesan sosial keagamaan dan nilai-nilai
Islam ala Ahlussunnah wal Jamaah bertema amar ma’ruf nahi
munkar. Meskipun teknologi dan media komunikasi semakin
berkembang, namun bagi Yusuf perjumpaan dengan warga mas-
yarakat adalah tradisi yang patut dilestarikan di tengah perkem-
bangan tradisi-tradisi modern.
Menurutnya, dengan silaturrahim dan berjumpa warga dalam
suatu acara itu kita jadi bisa ikut merasakan apa yang sedang
berkembang di masyarakat. Baik perasaan bahagia, gembira,
prihatin, maupun sedih bisa langsung kita tangkap. “Karena ti-
dak semua masyarakat bisa mudah mengeluarkan perasaannya.
Apalagi wong Jawa,” katanya.
| 431

