Page 447 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 447
MERAWAT NKRI ALA KYAI MUDA | Tokoh-tokoh Inspiratif dari Pesantren
Ini soal memperkuat persaudaraan dan kekeluargaan. Bagian
dari nguri-nguri kabudayan (melestarikan kebudayaan),” kata
Yusuf yang masa remajanya sering membaca artikel-artikel ka-
rangan Abdurrahman Wahid, Mahbub Djunaidi, Ahmad Tohari,
dan Emha Ainun Najib. Dari nama-nama ini, Yusuf mendapat-
kan inspirasi dan pengetahuan tentang pemikiran kreatif dalam
menapaki perjalanan pengabdian di masyarakat di kemudian
hari.
Pergulatan Kebudayaan
Suran tegalrejo adalah acara tahunan yang diselenggarakan Yu-
suf bersama para pegiat kebudayaan Komunitas Lima Gunung,
pimpinan Sutanto Mendut. Tahun 2017 ini adalah acara yang
ke delapan. Suran Tegalrejo menjadi media kebudayaan Yusuf
dalam menjalin komunikasi dengan kelompok-kelompok lintas
agama, etnis, sosial, dan budaya. Sebagai media komunikasi
rakyat, momen ini bertujuan untuk menyambung silaturahim,
sebagai media guyub-rukun, media tepung sanak, media riang
gembira, dan media berbagi inspirasi (ilham).
Berisi pentas kebudayaan berbasis tradisi pondok pesantren dan
kebudayaan lokal, acara tersebut diselenggarakan tiap bulan
Sura (Muharram) tahun Hijriyyah. Biasanya diselenggarakan
di Kompleks Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API),
Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah. Namun, Suran juga pernah
diselenggarakan di Pesantren Entrepreneurship Tempuran pada
tahun 2014. Berbagai kesenian lokal meliputi rodad (hadrah),
kuntulan, shalawatan, khutbah kebudayaan, pidato, baca puisi,
syair Jawa, tarian, dan wayang kulit, atau wayang orang, bia-
sa dipentaskan pada momen ini. Pentas yang melibatkan war-
ga masyarakat, dan diikuti ratusan peserta dari segenap lintas
kelompok sosial dan lintas budaya.
| 433

