Page 448 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 448
KH. Yusuf Chudlari | Pendekatan Kultural dan Kewirausahaan Gus Yusuf
Gus Yusuf dan santri-santri mengaji kitab fiqh klasik Fathul Qarib di Pondok Pesantren Asrama Pergu-
ruan Islam (API) Tegalrejo Magelang November 2006.
Suran Tegalrejo digagas oleh Yusuf bersama Sutanto Mendut
(Presiden Komunitas Lima Gunung), Lurah Riyadi (Kepala
Desa Penggerak Kesenian Dusun), Hari Atmaka (wartawan),
dan Kholilul Rohman Ahmad (Manajer Radio Fast FM). Su-
ran Tegalrejo yang pertama digelar pada tahun 2009 bertajuk
“Jamasan Zaman”. Setelah itu berturut-turut digelar tiap tahun:
Suran Tegalrejo II tahun 2010 bertajuk ”Jamasan Alam”, Suran
Tegalrejo III tahun 2011 bertajuk ”Jamasan Insan”, dan Suran
Tegalrejo IV tahun 2012 bertajuk ”Jamasan Zaman”. Tahun
2013 tidak diselenggarakan karena berbarengan event kampa-
nye pemilihan legislatif. Tahun 2014 digelar Suran Tegalrejo
V bertajuk ”Jamasan Zaman”, tahun 2015 (Suran VI) bertajuk
”Jamasan Alam”, tahun 2016 (Suran VII) bertajuk ”Jamasan
Zaman”, dan rencananya tahun 2017 (Suran VIII) bertajuk ”Ja-
masan Insan”.
| 434

