Page 446 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 446
KH. Yusuf Chudlari | Pendekatan Kultural dan Kewirausahaan Gus Yusuf
Sebagai upaya memperluas jangkauan dalam memasyarakatkan
nilai-nilai sosial keagamaan, tahun 2004 Yusuf mendirikan Ra-
dio Fast FM yang dikelola secara profesional di bawah bendera
PT Radio Fastabiq. Di kalangan masyarakat pendengar radio,
Fast FM dikenal sebagai ‘radio pengajian’, mengingat kont-
en-konten yang sering diputar setiap jamnya kebanyakan ce-
ramah keagamaan. Khususnya pagi jam 05.00-06.00 dan sore
pukul 17.00-18.00 terdapat acara Menapak Hidup Baru.
Radio ini memancarkan gelombangnya hingga daerah Temang-
gung, Yogyakarta, Bantul, Purworejo, Wonosobo, Semarang,
dan Magelang. Pada event-event khusus, Fast FM juga men-
gudarakan langsung atau rekaman ceramah-ceramah kyai nasi-
onal, seperti KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), KH Hasyim
Muzadi, dan KH Said Aqil Siradj. Pada 27 Agustus 2007 Radio
Fast FM menyiarkan langsung (live) ceramah Gus Dur pada aca-
ra Pertemuan Kyai-kyai Kampung di Gedung PCNU Kabupaten
Magelang, Palbapang, Mungkid, bersamaan dengan peletakan
batu pertama pembangunan gedung Kantor DPC PKB Kabupat-
en Magelang, saat Yusuf jadi ketua DPC.
Radio Fast FM juga dimaksudkan sebagai sarana pelatihan bagi
santri-santri yang ingin mengembangkan keterampilan jurnal-
istik dan kepenyiaran. Dalam mengelola konten-konten keag-
amaan di Fast FM, Yusuf dibantu para santri senior. Dari kont-
en-konten sosial keagamaan yang sering diudarakan di Fast FM,
ia menulis buku Fiqh Interaktif: Ngaji Bareng Gus Yusuf tahun
2008, berisi tanya-jawab seputar fiqh yang dikumpulkan dari
mater-materi siaran acara Menapak Hidup Baru.
“Barangkali pesan-pesan umum bisa disampaikan lewat koran,
radio, telpon, maupun televisi. Akan tetapi, pesan khusus seperti
perasaan kita tidak bisa disampaikan melalui media-media itu.
| 432

