Page 13 - MAKMAGZ EDISI KARBOHIDRAT
P. 13
SIFAT PEREDUKSI
MONOSAKARID A
Gula reduksi mrupakan gula yang memiliki gugus
hidroksil (-OH) bebas yang reaktif pada gugus al-
dehid dan keton. Semua monosakarida, baik aldosa
(glukosa dan galaktosa) maupun ketosa (fruktosa)
dapat mereduksi larutan Fehling atau Tollens sehingga
disebut gula pereduksi. Disakarida juga merupakan gula per-
eduksi, kecuali sukrosa.
Monosakarida dapat mereduksi larutan Fehling yang
ditandai dengan terbentuknya endapan merah bata dan
dapat mereduksi larutan Tollens yang ditunjukkan oleh
terbentuknya cermin perak (Rusdin Rauf, 2015).
1. Reaksi larutan tembaga (II) sulfat dan aldosa
H
I
C = O
I
H - C - OH + 2 CuO Cu2O + H - C - OH
I
R
aldosa endapan
2. Reaksi tembaga (III) sulfat dan ketosa
CH2OH CHOH COH
I II I
H - C - OH C - OH R - CHOH Cu2H
I I
R R
ketosa enadiol aldosa
ka rb o hidra t 10

