Page 21 - DASAR PROSES PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN
P. 21

Menerapkan proses konversi bahan dalam pembelajarannya tidak dapat berdiri
                sendiri, dan  pembelajaran setiap kompetensi dasar harus digabungkan dengan

                proses lain dalam satu wahana produk, misalnya pembelajaran ekstraksi, wahana
                yang digunakan adalah sari buah atau susu kedele, dan dalam hal ini, peserta didik
                tidak  mempelajari  bagaimana  membuat  sari  buah  atau  susu  kedele,  tetapi
                bagaimana  prinsip  proses  ekstraksi  disertai  faktor-faktor  yang  mempengaruhinya.
                Jadi  bisa  saja  sari  buah  atau  susu  kedele  yang  dihasilkan  tidak  maksimal
                perolehannya, tetapi peserta didik akan mengetahui proses ekstraksi.

                Dalam  kehidupan  sehari-hari,  proses  pengecilan  ukuran,  pencampuran,
                emulsifikasi,  dan  ekstraksi  banyak  digunakan  dalam  proses  pengolahan  bahan
                hasil pertanian menjadi suatu produk tertentu.


             B.  Kegiatan Belajar

                1.  Tujuan Pembelajaran

                  Setelah mempelajari modul ini, peserta didik akan dapat menerapkan teknik
                  konversi  bahan  dalam  pengolahan  yang  terdiri  dari  pengecilan  ukuran,
                  pencampuran, emulsifikasi, dan ekstraksi, baik secara terpisah maupun dalam
                  satu kesatuan proses; sehingga memahami dengan benar prinsip-prinsip dasar
                  proses tentang teknik konversi tersebut.


                2.  Uraian Materi

                  Teknik  konversi  bahan  merupakan  beberapa  dasar  proses  yang  sering
                  digunakan dalam pengolahan pangan. Bahan yang diolah diubah bentuknya
                  melalui proses pengecilan ukuran, pencampuran, emulsifikasi, dan ekstraksi.






                                                                              7
   16   17   18   19   20   21   22   23   24   25   26