Page 19 - sektorpublik
P. 19

-   Adakan  sosialisasi  akan  taat  terhadap  hukum  baik  menjalankan

               kewajiban maupun hak yang harus didapatnya atas dasar hukum yang
               tertulis.

            -  Adanya konsekuensi hukum dan konsekuensi sosial


            b. Proses Pembuatan SIM

            Singkat Tentang SIM
                SIM adalah bukti registrasi dan identifikasi yang diberikan oleh POLRI

            kepada seseorang yang telah memenuhi persyaratan administrasi, sehat
            jasmani  dan  rohani,  memahamin  peraturan  lalu  lintas  dan  terampil

            mengemudikan kendaraan bermotor. Setiap orang yang mengemudikan

            kendaraan  bermotor  dijalan  wajib  memiliki  SIM  sesuai  dengan  jenis
            kendaraan  bermotor  yang  dikemudikan  (Pasal  77  ayat  (1)  UU  No.  22

            Tahun 2009).
                SIM di Indonesia terdapat 2 jenis (Pasal 77 ayat (2) UU No. 22 Tahun

            2009) :

            1.  Surat Izin Mengemudi Kendaraan Bermotor Perseorangan
            2.  Surat Izin Mengemudi Kendaraan Bermotor Umum

                Golongan SIM  Perorangan berdasarkan Pasal 80 UU No. 22 Tahun
            2009:

            a.  SIM  A  ,  untuk  mengemudikan  mobil  penumpang  dan  barang
                perorangan  dengan  jumlah  berat  yang  diperbolehkan  tidak  melebihi

                2500 kg

            b.  SIM  B1,  untuk  mengemudikan  mobil  penumpang  dan  barang
                perseorangan dengan jumlah berat yang diperbolehkan lebih dari 3500

                kg.




                                                                                        15
   14   15   16   17   18   19   20   21   22   23   24