Page 264 - Candi Indonesia (Jawa)
P. 264

1.   Cerita Ramayana, yang diawali dari cerita          1 .    Ramayana story, which begins from the story
                       Hanuman diutus ke Alengka (Wayang:”Hanuman              of Hanuman being delegated to Alengka
                       Duta”), dan diakhiri dengan adegan Kumbhakarna          (Wayang: “Hanuman Duta”), and ends with
                       gugur. Semuanya dipahat di 102 panil, dan masing-       the scene of the fall of Kumbhakarna. All
                       masing adegan dibatasi oleh ragam hias medalion.        is carved on 102 panels, and each scene is
                       Adegan di mulai di sebelah barat dekat tangga dan       limited by decorative medallions. The scenes
                       harus dibaca mengikuti alur prasawya (dengan            start in the west near the stairs and have to be
                       candi di sebelah kiri). Relief ini didasarkan pada      read following prasawya (counter clockwise,
                       Kakawin Ramayana                                        with the temple on the left). These reliefs are
                                                                               based on Kakawin Ramayana.
                  2.   Relief cerita .܀VQD\DQD  dimulai dari cerita
                       penyerangan raksasa Kalayawana kepada              2 .    7KH UHOLHIV RI .܀VQD\DQD VWRU\ EHJLQV IURP
                       Kresna. Dikira Kresna, Kalayawana menendang             the assault of giant Kalayawana to Kresna.

                       Mucukunda yang sedang bertapa, karena marah             Mispercepting as Kresna, Kalayawana kicks
                       Mucukunda membakar Kalayawana dengan mata               Mucukunda who is meditating, due to his rage,
                       ke-3. Cerita dilanjutkan dengan cerita Kresna dan       Mucukunda then burns Kalayawana with his
                       Rukmini yang “dicuri” Kresna. Adegan diakhiri           third eye. The story continues with the story
                       oleh adegan Kresna dan Rukmini di taman di              of Kresna and Rukmini who is “stolen” by
                       Dwarawati.                                              Kresna. The scene ends by the scene of Kresna
                                                                               and Rukmni in the park in Dwarawati.
                       Berbeda dengan relief Ramayana, relief .܀VQD\DQD
                  ini dipahat pada panil-panil memanjang, tanpa medalion       &RQWUDU\ WR 5DPD\DQD UHOLHIV  .܀VQD\DQD
                  sebagai pembatas adegan. Relief .܀VQD\DQD harus dibaca   reliefs are carved on elongated panels, without the
                  mengikuti alur SUDGDN܈L۬D.                              PHGDOOLRQ DV D ERUGHU RI HDFK VFHQH  7KH .܀VQD\DQD
                                                                          UHOLHIV VKRXOG EH UHDG SUDGDN܈L۬D  FORFNZLVH
                                                                          circumambulation).









                                                                                                                            235
   259   260   261   262   263   264   265   266   267   268   269