Page 392 - Candi Indonesia (Jawa)
P. 392

Batur                  :  Lapik atau alas candi
                      Batur Pendapa          :  Lapik atau alas pendapa
                      Batur Pringitan        :  Lapik atau alas pringgitan
                      Begawan Durna          :  Guru Pandawa dan Kaurawa, khususnya Arjuna
                      Bhadracari             :  Relief cerita berisi mengenai sumpah Sudhana untuk menjadikan Bodhisattwa Samantabhadra
                                                sebagai contoh hidupnya
                      Bhairawa Cakra-cakra   :  Bentuk krura dari ĝLZD yang bertugas menyelamatkan dunia
                      Bharatayuddha          :  Perang yang terjadi antara Pandawa dan Kurawa
                      %KDWƗUD 3DUDPDVnjQ\D    :  Konsep kehampaan yang tertinggi dalam agama Buddha
                      Bhavanam               :  Bangunan suci atau rumah dewa
                      %KƯPD                  :  Salah satu tokoh Pandawa
                      %KƯPDVZDUJD            :  Cerita mengenai %KƯPD yang sedang melakukan perjalanan ke Swargaloka
                      %K৚NXWLP               :  Pengiring Amoghapasa
                      Bhujanga Manik         :  Pujangga atau seniman yang menuliskan perjalanannya keliling Jawa
                      %KXPLVSDUVDPXGUƗ       :  Salah satu sikap Tathagatha yang terdapat di sebelah timur. Sikap menyentuh bumi, digambarkan
                                                jari tengah tangan kanan menyentuh dasar tahkta dan tangan kiri bersandar di pangkuan dengan
                                                telapak tangan menghadap keatas.
                      %KnjUORND               :  Dunia bawah, di mana masih ada hawa nafsu yang menguasai manusia; istilah pembagian dunia
                                                yang dipresentasikan pada candi-candi Buddha
                      Bhuvarloka             :  Dunia tengah, di mana manusia sudah dapat mengusai dan menjauhi hawa nafsu; istilah pembagian
                                                dunia yang dipresentasikan pada candi-candi Buddha
                      Bhuyutan               :  Tempat pemujaan (kepada) buyut atau leluhur
                      Biksu                  :  Rahib atau pendeta dalam agama Buddha
                      Bilik                  :  Ruang penampil
                      Bodhisattwa            :  Perbadanan dari bodhi/ilham suci/penyelamat dalam agama Buddha 0DKƗ\DQD
                      %XEXN܈DK *DJDQJDNLQJ   :  Cerita yang menggambarkan dua pertapa kakak beradik yang sedang diuji oleh %KDWƗUD Guru,
                                                %XEKXN܈D digambarkan berbadan gemuk dan Gagang Aking digambarkan berbadan kurus kering
                      Buddha                 :  Agama yang diajarkan oleh Buddha Gautama
                      Buddha 0DKƗ\DQD        :  Aliran Buddha yang bertujuan mencapai kesempurnaan (Bodhisattwa)
                      Buddha 7DQWUƗ\DQD      :  Agama Buddha yang menganut aliran tantra
                      Caitya                 :  Relung  di keempat sisi bangunan stupa
                      Calon Arang            :  Cerita mengenai pembagian tanah Jawa menjadi dua oleh Airlangga
                      Camundi                :  Salah satu perwujudan durga
                      Candi Apit             :  Candi yang terletak diantara candi besar
                      Candi Induk            :  Candi utama yang digunakan untuk memuja dewa tertinggi pada candi Hindu
                      Candi Kelir            :  Candi dengan ukuran kecil terletak di delapan penjuru mata angin
                      Candi Pendharmaan      :  Candi yang dibangun untuk menghormati raja yang telah wafat
                      Candi Perwara          :  Candi pendamping atau candi yang lebih kecil ukurannya dari candi utamanya
                      Candrasangkala         :  Kronogram












                                                                                                                               363
   387   388   389   390   391   392   393   394   395   396   397