Page 395 - Candi Indonesia (Jawa)
P. 395

+DULWƯ                 :  Dewi pelindung anak-anak
                      Hayagriwa              :  Salah satu Awatara Wisnu, digambarkan memiliki kepala kuda dan badan manusia, dilambangkan
                                                sebagai dewa ilmu pengetahuan dan kebijaksanaan
                      Hayam Wuruk            :  Salah satu raja yang memimpin Kerajaan Majapahit
                      Hiasan Kemuncak        :  Hiasan yang terdapat pada atap candi
                      Hindu                  :  Agama yang muncul pada abad ke 3 SM – 1 M di India yang menganggap dewa Trimurti sebagai
                                                dewa tertinggi
                      Hindu ĝDLZD            :  Aliran agama Hindu yang menjadikan Dewa ĝLZD sebagai dewa tertinggi
                      Horor vacui            :  Takut akan ruang kosong , terdapat pada relief-relief Gaya Klasik Muda
                      Ikal Lemah             :  Bentuk hiasan pada pipi tangga, berkembang pada candi-candi di jawa tengah
                      ,NRQRJUD¿              :  Ilmu yang mempelajari mengenai arca
                      In-situ                :  Pelestarian sumber daya alam yang dilakukan di habitat aslinya
                      Inskripsi              :  Kata-kata yang diukirkan pada batu monumen dan sebagainya atau dicap pada uang logam, medali,
                                                atau piala
                      Intangible             :  Nilai-nilai yang terkandung dalam tinggalan-tinggalan masa lalu
                      ,VWƗGHZDWD             :  Dewa pelindung
                      Iswara                 :  Salah satu dari dewa-dewa navasanga (jelmaan ĝLZD)
                      -DODGZƗUD              :  Saluran-saluran pembuangan
                      Jataka                 :  Cerita kehidupan Buddha sebelum lahir sebagai Gautama
                      Jatamakuta             :  Mahkota terdiri dari pilinan-pilinan rambut
                      Kadewaguruan           :  Tempat pendidikan agama yang dipimpin oleh Dewaguru
                      Kakawin                :  Syair Jawa Kuno digubah dalam metrum India dengan menggunakan Bahasa Jawa Kuno dan Kawi
                      Kakawin 1ƗJDUDN܀WƗJDPD  :  Ditulis oleh Pu Prapanca, berisi mengenai Kerajaan Majapahit
                      Kakawin Parthayajña    :  Hasil dari kesusasteraan Majapahit yang isinya menceritakan para 3ƗQGDZD setelah kalah bermain
                                                dadu dan mendapat penghinaan-penghinaan yang di luar batas dari para Kaurawa. Akhirnya, mereka
                                                ke hutan dan Arjuna bertapa di Gunung Indrakila
                      Kakawin Ramayana       :  Berisi kisah Rama, titisan Dewa Wisnu, menolong istrinya yang diculik oleh Rahwana
                      Kaki candi             :  Bagian bawah candi atau fondasi candi
                      Kala                   :  Hiasan yang terdapat pada pintu dan relung candi berbentuk wajah raksasa
                      .DOD P৚JD              :  Motif lengkung kijang digabung dengan kepala kala
                      Kalanjaya              :  Raksasa sakti, saudara Kalanta, mengabdi pada Duryudana pada perang Bharatayudha
                      Kalantaka              :  Raksasa sakti, saudara Kalanjaya, mengabdi pada Duryudana pada perang Bharatayudha
                      Kalayawana             :  Raksasa yang mengejar Kresna tidak sengaja menginjak pertapa yang kemudian membakar Ka-
                                                layawana dengan api yang keluar dari jarinya, seperti yang terdapat pada Candi Panataran
                      .DOƝSDVDQ              :  Pengembalian purusa pada kepribadiannya yaitu dengan meniadakan khayalan yang menjadikan
                                                purusa merasa terikat pada prakrti
                      .ƗOLNƗ                 :  Salah satu nama Durga-Kali
                      Kalpataru              :  Pohon Kehidupan
                      .DOSDZ৚NVD             :  Nama lain dari pohon kalpataru











        366
   390   391   392   393   394   395   396   397   398   399   400