Page 399 - Candi Indonesia (Jawa)
P. 399

Parwati                :  6DNWL ĝLZD \DQJ EHUVLIDW ³VDQWD´  WHUDQJ
                      Paseban                :  Balai yang digunakan untuk menghadap raja dan sebagainya; balai penghadapan
                      3DĞX                   :  Baskom tanah liat
                      3DWƯUWKƗQ              :  Kolam suci
                      Patta                  :  Pelipit Rata
                      Pelinggih              :  Tempat dewata utama di Pura
                      Pelipit Kumuda         :  Bingkai candi berbentuk setengah lingkaran
                      Pelipit Padma          :  Bingkai candi dengan bentuk sisi genta
                      Pelipit Rata           :  Bingkai candi berbentuk rata (patta)
                      Pelita                 :  Lampu dengan bahan bakar minyak
                      Penampil               :  Ruangan pada ketiga sisi candi untuk menempatkan arca
                      Pendapa                :  Ruang terbuka dengan pilar kayu di atas dasar batu merupakan arsitektur tradisional Jawa
                      Pentas Persajian       :  Tempat untuk meletakkan persembahan dan arca, terdapat pada candi-candi Buddha, terletak men-
                                                empel di dinding bagian belakang
                      Peripih                :  Kotak pada perunggu ataupun batu berisi lima macam zat alam (pañcamahabhuta) yaitu air, api,
                                                udara, tanah, akasa (zat yang mengisi antara bintang misalnya eter). Peripih biasa disebut juga garb-
                                                hapatra. Adapula yang mengatakan bahwa peripih berbentuk kotak batu yang terletak di dasar candi
                                                dan berisi benang lima warna, biji-bijian, jarum, cermin, benda-benda perunggu, dan abu
                      Pilaster               :  Tiang semu
                      Pipi tangga            :  Pelipit tangga candi
                      Poligon                :  Segi banyak (bidang rata yang sudut atau sisinya lebih dari empat)
                      Pondasi                :  Dasar bangunan yang kuat, biasanya (terdapat) di bawah permukaan tanah tempat bangunan itu
                                                didirikan; fundamen
                      Prabha                 :  Lingkaran cahaya yang bersinar di sekitar kepala
                      Prabhavali             :  Lingkaran cahaya bersinar di belakang tubuh (bisa berbentuk lidah api)
                      3UDGDNৢL৆DSDWKD        :  Bagian dalam candi yang terdapat pada kaki atau tubuh terdapat selasar yang berfungsi sebagai tem-
                                                pat untuk  upacara mengelilingi candi
                      3UƗMxDSDUDPLWƗ VXWUD   :  Buku tentang ajaran tertinggi agama Buddha
                      Pramodawardhani        :  Putri mahkota Wangsa ĝDLOHQGUD yang menjadi permaisuri Rakai Pikatan
                      3UƗVƗGD                :  Bangunan suci yang merupakan bangunan menjulang tinggi depan bangunan lainnya (kalau ada)
                      Prasasti               :  Artefak bertulisan dari masa lampau yang ditulis di atas batu, logam berupa emas, perak, perunggu
                                                dan tembaga, tanah liat baik yang dibakar atau hanya dijemur saja, dan tanduk binatang
                      Prasasti Alas Antan    :  Ditemukan di Trowulan tidak jauh dari Candi Brahu. Prasasti ini berangka tahun  861 ĝDND (= 939
                                                Masehi) yang berasal dari masa Pu Sindok. Di dalam prasasti itu disebutkan sebuah desa bernama
                                                waharu atau warahu yang diduga nama lama dari Brahu.
                      Prasat                 :  Nama bangunan suci di Asia Tenggara, Kamboja, dari kata ‘prasada’
                      Prasawya               :  Mengelilingi candi dengan arah berlawanan jarum jam, dengan candi disebelah kiri seseorang

                      Pringgitan             :  Ruangan antara pendapa dan bagian rumah utama, misal ‘joglo’
                      3UR¿O FDQGL            :  Penampang candi
                      3৚WKLZL                :  Dewi Bumi
                      3njMD                   :  Upacara pemujaan kepada dewa








        370
   394   395   396   397   398   399   400   401   402   403   404