Page 271 - Perempuan Dalam Gerakan Kebangsaan
P. 271

Dra. Triana Wulandari, M.SI., dkk. (eds.)

                pembesar negara selalu ditampilkan “Barisan Bhinneka Tunggal Ika”
                yang terdiri dari gadis-gadis muda dan cantik. Krisis akhlak merajalela,
                terutama di lapisan atas.

                     Dalam masa ini banyak delegasi perempuan dikirim ke negara
                komunis. Di samping itu, Kongres Wanita Indonesia telah
                menyelenggarakan untuk pertama kalinya Peringatan Hari Wanita
                Internasional pada tanggal 8 Maret 1965 antara lain dengan acara-
                acara seperti rapat umum di Istana Negara, Seminar TAVIP (Tahun
                Vivere Pericoloso), pengiriman bantuan ke garis depan, dan lain-
                lain. Sedang peringatan Hari Anak-Anak yang biasanya dilangsungkan
                pada tanggal 1, 2, 3, Juli ditetapkan untuk dijatuhkan pada tanggal 6
                Juni, bertepatan dengan hari ulang tahun Presiden Soekarno.

                     Selanjutnya KOWANI telah mengikutsertakan anggota-
                anggotanya dalam Pendidikan Kader Revolusi Angkatan Dwikora,
                Pendidikan KOTRAR (Komando Tertinggi Retooling Aparatur
                Negara) dan Pendidikan Kader Nasakom. KOWANI juga telah
                membentuk Badan Koordinasi Sukarelawati yang beranggotakan
                organisasi yang sudah mempunyai Sukarelawati dengan Sukwati
                ABRI sebagai intinya. Di samping itu KOWANI juga menyelenggarakan
                Resimen Wanita Task Force Front Nasional sesuai dengan
                penggarisan dari PB Front Nasional.

                     Pada masa ini terbentuk 2 (dua) organisasi yaitu Ikatan Wanita
                Antar Departemen (IKWANDEP) pada tanggal 25 Mei 1961 dan
                Badan Kerjasama Dharma Pertiwi pada tanggal 15 April 1964.
                IKWANDEP beranggotakan karyawati Departemen-Departemen
                ,dan Lembaga-lembaga non Departemen, sedangkan  Badan
                Kerjasama Dharma Pertiwi beranggotakan keempat organisasi istri
                ABRI. Kedua organisasi tersebut dibentuk karena ingin lebih
                menggalang kerjasama antara anggotanya. Bentuk organi-sasinya
                masih dalam taraf perkembangan dan belum tersusun secara vertikal.
                Ketika Koordinasi Wanita Sekber Golkar terbentuk, baik


                                             239
                                             239
   266   267   268   269   270   271   272   273   274   275   276