Page 305 - Perempuan Dalam Gerakan Kebangsaan
P. 305
Dra. Triana Wulandari, M.SI., dkk. (eds.)
diganti namanya menjadi “Badan Musyawarah Organisasi-organisasi
Islam Wanita Indonesia (BMOIWI). Di dalam wadah ini organisasi-
organisasi wanita Islam mengadakan usaha-usaha bimbingan dan
pembinaan bagi para anggotanya serta merintis hubungan dengai
organisasi-organisasi lain, baik di dalam maupun di luar negeri.
Pada tahun 1973 terbentuk Badan Kerjasama Wanita Kristen
ndonesia yang keanggotaannya terdiri dari organisasi Wanita
Katolik, Kristen, Biarawati, dan Organisasi-organisasi Wanita Gereja.
Pada tanggal 5 Agustus 1974 dibentuk organisasi DHARMA
WANITA, suatu organisasi persatuan yang anggota-anggotanya
terdiri lari organisasi-organisasi istri pegawai negeri sipil yang ada
pada Departemen-departemen dan lembaga-lembaga nondepartemen.
Salah satu usaha DHARMA WANITA adalah membimbing dan
membina Organisasi Istri Pegawai dalam rangka peningkatan
partisipasinya guna mensukseskan pembangunan nasional. Ada
beberapa organisasi istri pegawai negeri sipil yang sebelum DHARMA
WANITA didirikan telah masuk menjadi anggota KOWANI dan
setelah DHARMA WANITA terbentuk, tetap menjadi anggota
KOWANI.
Sejak memasuki Orde Baru, Pemerintah Indonesia menganut
lagi politik luar negeri yang bebas dan aktif. Pembangunan dilakukan
dalam hubungan dengan dunia luar yang terbuka dan terutama
menggalang kerjasama regional yang terwujud dalam ASEAN. Dalam
iklim ini KOWANI meningkatkan hubungan internasionalnya
dengan menjadi anggota International Council of Women (ICW) sejak
tahun 1973. Di samping itu juga merintis hubungan dengan
organisasi-organisasi perempuan di lingkungan negara-negara
ASEAN.
Tahun Wanita Internasional 1975 harus dicatat sebagai
peristiwa penting yang berhasil meningkatkan perhatian Pemerintah
dan masyarakat terhadap pergerakan perempuan dan menumbuhkan
273
273

