Page 306 - Perempuan Dalam Gerakan Kebangsaan
P. 306

Perempuan dalam Gerakan Kebangsaan
                                       Perempuan  dalam  Gerakan Kebangsaan
               keyakinan  bahwa  kaum  perempuan  merupakan  potensi  untuk
               pembangunan. Indonesia mengirim delegasi ke World Conference
               of the International Women’s Year di Mexico City (19 Juni s/d 2 Juli
               1975) yang mengikutsertakan unsur-unsur KOWANI, DHARMA
               WANITA, DHARMA PERTIWI dan KNKWI, di samping utusan-
               utusan dari unsur Pemerintah. World Conference of the International
               Women’s Year antara lain menghasilkan suatu “World Plan of
               Action”, suatu program kegiatan untuk jangka waktu sepuluh tahun,
               yang sasarannya adalah agar dalam waktu itu perempuan dapat
               mencapai kemajuan sehingga dapat berpartisipasi penuh dalam segala
               kegiatan kemasyarakatan. Kepada negara-negara anggota PBB
               diserukan untuk membentuk suatu “National Plan of Action”
               berdasarkan program sedunia tersebut.

                   Pada tanggal 13 sampai dengan 18 Desember 1976 atas prakarsa
               Menteri Negara Kesejahteraan Rakyat sebagai Ketua Tyanas Twani
               (Panitia Nasional Tahun Wanita Internasional 1975) di Jakarta
               diseleng-garakan lokakarya yang diikuti oleh semua unsur
               pergerakan perempuan Indonesia, wakil-wakit Pemerintah dan lain-
               lain organisasi kemasyara-katan, yang berhasil menyusun “Rencana
               Kegiatan Nasional Wanita Indoensia” (RKNWI). Diharapkan RKNWI
               akan menjadi rencana induk untuk kegiatan-kegiatan keperempuanan,
               terutama untuk memper-siapkan laporan pada Konperensi Wanita
               Sedunia kedua yang oleh PBB direncanakan akan diselenggarakan
               pada pertengahan tahun 1980 di Teheran. Berhubung dengan situasi
               politik di Iran  yang tidak menguntungkan itu, Iran dengan resmi
                            ,
               sudah menarik kembali kesediaannya untuk menjadi penerima
               konperensi. Maksud Konperensi Wanita Sedunia kedua itu adalah
               untuk mengadakan penilaian terhadap apa yang telah dicapai di
               masing-masing negara dalam bidang keperempuanan Selama lima
               tahun pertama sejak tahun 1975.






                                             274
                                            274
   301   302   303   304   305   306   307   308   309   310   311