Page 307 - Perempuan Dalam Gerakan Kebangsaan
P. 307
Dra. Triana Wulandari, M.SI., dkk. (eds.)
Sebagai acara-acara penutup dalam rangka kegiatan selama
International Women’s Year 1975 pada tanggal 15 s/d 19 Desember
1975 diadakan “Seminar bn the Integration of Women in
Development”, disusul dengan “Meeting of Asean Women Leaders
and International Women’s Year Post Conference” pada tanggal 19
s/d 22 Desember 1975. Baik seminar maupun konperensi dihadiri
oleh wakil-wakil dari negara-negara ASEAN. Dalam konperensi
tersebut dilahirkan gagasan untuk membentuk suatu organisasi kerja
sama antara perempuan-perempuan ASEAN yang akan diberi nama
ASEAN Confederation of Women’s Organi-zations atau disingkat
ACWO.
Bahwa kerajinan dan industri rumah tangga yang merupakan
salah satu lapangan usaha dalam upaya meningkatkan kesejahteraan
keluarga, masyarakat dan bangsa perlu ditingkatkan dan
dikembangkan dengan membentuk suatu badan yang bertujuan
mengembangkan usaha kerajinan dan industri rumah tangga yang
bersifat nasional.
Badan ini dimaksud adalah berstatus non pemerintah dengan
dukungan penuh pemerintah dan beranggotakan unsur-unsur
KOWANI, organisasi-organisasi pengusaha kerajinan, seniman,
tokoh--tokoh masyarakat yang bergerak/cinta terhadap usaha-
usaha kerajinan dan lain-lain, sedangkan instansi pemerintah yang
bersangkutan merupakan pembina-pembina. Badan ini bertugas
membantu pemerin-tah untuk mengembangkan usaha-usaha
kerajinan dan industri rumah tangga serta memelihara kelestarian
seni budaya. Badan ini akan mengadakan kerja lama sebaik-baiknya
dengan instansi-instansi peme-rintah dan swasta serta organisasi-
organisasi lainnya yang berhubungan dengan usaha pengembangan
kerajinan.
275
275

