Page 138 - Sejarah Bencana Gempa di Sumatera
P. 138

138   JEJAK KEARIFAN LOKAL DALAM MITIGASI BENCANA GEMPA DI DALAM  KEHIDUPAN MASYARAKAT


              dapat ditumbuhkan secara efektif melalui   kelokalannya. Itu adalah pengetahuan
              pendekatan budaya. Jika kesadaran tersebut   budaya masyarakat lokal yang dipraktekkan
              dapat ditingkatkan, maka hal itu akan   dari generasi ke generasi.
              menjadi kekuatan yang sangat besar dalam      Sistem pengetahuan lokal berakar dari
              pengelolaan lingkungan. Dalam pendekatan   pengalaman hidup ketika berinteraksi
              kebudayaan ini, penguatan modal sosial,   dengan lingkungannya yang kemudian
              seperti pranata sosial-budaya, kearifan   menjadi pengetahuan tradisi. Kearifan
              lokal, dan normanorma yang terkait dengan   lingkungan, merupakan pengetahuan
              pelestarian lingkungan hidup penting   lokal yang diperoleh dari pengalaman
              menjadi basis yang utama. Seperti kita ketahui   beradaptasi secara aktif  dengan
              adanya krisis ekonomi dewasa ini, masyarakat   lingkungannya yang diwariskan secara turun
              yang hidup dengan menggantungkan alam   temurun terbukti efektif dalam melestarikan
              dan mampu menjaga keseimbangan dengan   fungsi lingkungan dan mencipatakan
              lingkungannya dengan kearifan lokal yang   keserasian sosial. Kearifan lokal masyarakat
              dimiliki dan dilakukan tidak begitu merasakan   pada umumnya dilakukan untuk menjaga
              adanya krisis ekonomi, atau pun tidak   kelestarian lingkungan berdasarkan
              merasa terpukul seperti halnya masyarakat   pengetahuan masyarakat lokal.
              yang hidupnya sangat dipengaruhi oleh      Sebagaimana dipahami, dalam
              kehidupan modern. Maka kearifan lokal   beradaptasi dengan lingkungan, masyarakat
              penting untuk dilestarikan guna menjaga   memperoleh dan mengembangkan suatu
              keseimbangan lingkungan dan sekaligus   kearifan yang berwujud pengetahuan atau
              dapat  melestarikannya.  Berkembangnya   ide, norma adat, nilai budaya, aktivitas, dan
              kearifan lokal tidak terlepas dari pengaruh   peralatan sebagai hasil abstraksi mengelola
              berbagai faktor yang akan mempengaruhi   lingkungan. Seringkali pengetahuan
              perilaku manusia terhadap lingkungannya.   mereka  tentang lingkungan  setempat
              Kearifan lokal dipahami sebagai      dijadikan  pedoman  yang  akurat  dalam
              pengetahuan budaya yang mencakup     mengembangkan kehidupan di lingkungan
              nilainilai, norma-norma dan kepercayaan-  pemukimannya. Keanekaragaman pola-
              kepercayaan yang melandasi perilaku   pola adaptasi terhadap lingkungan hidup
              budaya masyarakat dalam pengelolaan   yang ada dalam masyarakat Indonesia
              lingkungan  secara  berkelanjutan.   yang diwariskan secara turun temurun
              Berdasarkan kedua konsep tersebut, kearifan   menjadi pedoman dalam memanfaatkan
              lokal adalah pengetahuan budaya yang   sumberdaya alam. Kesadaran masyarakat
              mencakup nilai-nlai, norma, dan kepercayaan   untuk melestarikan lingkungan dapat
              yang melandasi perilaku masyarakat dan   ditumbuhkan secara efektif melalui
              dijadikan sebagai pandagan hidup dalam   pendekatan kebudayaan.  Jika kesadaran
              pengambilan keputusan untuk menjaga   tersebut terdesiminasikan secara luas, maka
              kelestarian sumber  daya alam dalam   hal itu akan menjadi kekuatan yang sangat
              memenuhi kebutuhan hidup. Kearifan lokal   besar dalam pengelolaan lingkungan. Dalam
              berbeda antara daerah yang satu dengan   pendekatan kebudayaan ini, penguatan
              daerah yang lainnya sesuai dengan karakter   modal sosial, seperti pranata sosial-budaya,
   133   134   135   136   137   138   139   140   141   142   143