Page 141 - Sejarah Bencana Gempa di Sumatera
P. 141
SEJARAH BENCANA GEMPA DI SUMATERA 141
kemapanan yang juga dapat diterima secara
universal . Memperhatikan definisi itu, kita
dapat memahami bahwa kearifan lokal
adalah pengetahuan yang dikembangkan
oleh para leluhur dalam mensiasati
lingkungan hidup sekitarnya, menjadikan
pengetahuan itu sebagai bagian dari budaya
dan memperkenalkan serta meneruskan
itu dari generasi ke generasi. Beberapa
bentuk pengetahuan tradisional itu muncul
lewat cerita-cerita, legenda-legenda,
nyanyian-nyanyian, ritual-ritual, dan juga Gambar 3.12. Rumah
aturan atau hukum setempat. Kearifan lokal Gadang sebagai tempat
tinggal keluarga besar di
menjadi penting dan bermanfaat hanya
Minangkabau terutama
ketika masyarakat lokal yang mewarisi
kaum perempuan.
sistem pengetahuan itu mau menerima
dan mengklaim hal itu sebagai bagian dari yang bergerak, terdengar suara burung
kehidupan mereka. Dengan cara itulah, merak serta tidak terlihat satupun burung
kearifan lokal dapat disebut sebagai jiwa dari berkeliaran, kalau hal ini terjadi maka dapat
budaya lokal. dipastikan akan terjadi bencana gempabumi.
Jenis-jenis kearifan lokal, antara lain; Menurut cerita rakyat atau pemahaman
a. Tata kelola yang berkaitan dengan masyarakat bahwa bumi yang kita pijak ini
kemasyarakatan yang mengatur di bawahnya hidup seekor kerbau besar
kelompok sosial . yang apabila ia terganggu maka kerbau itu
b. Nilai-nilai adat, tata nilai yang akan bergoyang dan bergerak sehingga
dikembangkan masyarakat tradisional akibatnya terjadi gempa di atas permukaan
yang mengatur etika. bumi. Dalam penyelamatan diri pada saat
c. Tata cara dan prosedur, bercocok terjadi gempa masyarakat lari ke luar rumah
tanam sesuai dengan waktunya untuk dan mengambil sehelai papan sebagai alas
melestarikan alam. tempat berdiri, dikhawatirkan nanti tanah
d. Pemilihan tempat dan ruangan akan merekah akibat goncangan gempa
e. Pemilihan bahan dan teknologi bumi,orang akan amblas ke dalam tanah
serta perlu menjauh dari bangunan yang
Kearifan Lokal dan Pemberian Tanda bebannya lebih berat seperti bangunan
Bencana secara lisan besar seta pepohonan.
Gempabumi
Secara lisan turun temurun, nenek moyang Tsunami
kita memberikan informasi bahwa ciri-ciri Adapun tanda-tanda akan terjadinya Tsunami
akan terjadinya suatu bencana gempa bumi yaitu: terjadi bunyi letusan (suara) dari
adalah ketika keadaan sunyi tidak ada angin laut, air laut surut, bau belerang, binatang
dan tidak terlihat dedaunan pepohonan berpindah seperti tawon dan burung

