Page 13 - KAWASAN PENILITIAN DALAM PENDIDIKAN BAHASA
P. 13
Pendahuluan 3
Jika karya tulis anda ditulis dalam bahasa selain bahasa Indonesia,
misalnya bahasa Inggris, maka ketika anda mengutip dari buku ini maka
penulisannya sebagai berikut.
Basri, M.S. (2017) in Rafli, Z. et al. (2017) found ‘...91.1% responden
menjawab bahwa mahasiswa dapat terbantu dengan diterapkannya
skimming pada mata kuliah Dokkai 4 dan 97% mahasiswa dapat
termotivasi dalam belajar Dokkai 4 dengan adanya skimming’.
‘...91.1% of respondents said that the the Skimming applied in the
subject Dokkai 4 can help the students and 97% of students were
motivated in the learning of Dokkai 4’.
Hal penting lain saat mengutip adalah dengan memperhatikan baik-
baik apakah penulis juga mengutip pernyataan orang lain ataukah murni hasil
pemikirannya. Misalnya, jika Nasori mengutip pernyataan orang lain, maka
anda sebagai penulis berikutnya seharusnya mengutip sumber buku ini
dengan cara berikut.
Gillies (2003) dikutip oleh Nasori (2016) dalam Rafli, Z. dkk. (2017)
menyebutkan bahwa ‘selama dua dekade sebelum perang dunia 2,
sejumlah kajian pada perilaku individu dalam kelompok ditunjukkan
bahwa perilaku mereka berubah ketika mereka dibeberkan atas
pengaruh yang lain’.
atau
... ‘selama dua dekade sebelum perang dunia 2, sejumlah kajian pada
perilaku individu dalam kelompok ditunjukkan bahwa perilaku mereka
berubah ketika mereka dibeberkan atas pengaruh yang lain’ (Gillies,
2003 dikutip oleh Nasori, 2016 dalam Rafli, Z. dkk., 2017).
Kutipan Tidak Langsung
Kutipan Tidak Langsung merupakan hasil parafrase dari proposisi atau
konsep atau variabel atau hipotesis atau teori orang lain dengan
menggunakan bahasa sendiri tanpa menghilangkan makna aslinya dengan
memberikan tanda pemarkah (‘...’). Hal yang terpenting adalah terlihatnya
dengan jelas mana yang menjadi pemikiran penulis dan mana yang
merupakan pemikiran orang lain saat berada di dalam paragraf atau teks.
Seringkali, kutipan tidak langsung dianggap sebagai hasil ramuan
pikiran sendiri sehingga penulis tidak lagi mencantumkan sumbernya. Namun
demikian, kutipan yang tidak memerlukan pencantuman sumber seperti pada
pernyataan yang umum atau sebuah kebenaran umum, misalnya ‘Matahari
terbit di sebelah timur’, dll.