Page 153 - Cooperative Learning
P. 153

Implementasi Cooperative Learning di Tingkat SMP                     143

                  menunjukkan  prestasi  yang  dipersyaratkan.  Dengan  demikian,
                  setiap anggota kelompok akan mempunyai ketergantungan positif.
                  Ketergantungan       semacam      itulah   yang     selanjutnya    akan
                  memunculkan  tanggung  jawab  individu  terhadap  kelompok  dan
                  keterampilan  interpersonal  dari  setiap  anggota  kelompok.  Setiap
                  individu  akan  saling  membantu.Mereka  akan  mempunyai  motivasi
                  untuk keberhasilan kelompok sehingga setiap individu akan saling
                  memiliki  kesepakatan  yang  sama  untuk  memberikan  kontribusi
                  demi keberhasilan kelompok.
                        SPK mempunyai dua komponen utama yaitu komponen tugas
                  kooperatif  (cooperative      task)  dan  komponen  unsur  struktur
                  kooperatif  insentif  (cooperative  incentive  structure).  Tugas
                  kooperatif  berkaitan  dengan  hal  yang  menyebabkan  anggota
                  bekerja  sama  dalam  mengerjakan  tugas  kelompok.  Sedangkan

                  struktur    intensif    kooperatif     merupakan       sesuatu     yang
                  membangkitkan  motivasi  individu  untuk  bekerja  sama  mencapai
                  tujuan kelompok. Struktur insentif dianggap sebagai keunikan dari
                  pembelajaran  kooperatif  karena  melalui  struktur  insentif  setiap
                  kelompok bekerja keras untuk belajar, mendorong dan memotivasi
                  anggota lain menguasai materi pelajaran sehingga tercapai tujuan
                  kelompok.
                        Jadi hal yang menarik dari SPK adalah adanya harapan selain
                  memiliki  dampak  pembelajaran  yaitu  berupa  peningkatan  prestasi
                  belajar  peserta  didik  (student  achievement)  juga  sebagai  dampak
                  pengiring  relasi  sosial,  penerima  terhadap  peserta  didik  yang
                  dianggap  lemah,  harga  diri,norma  akademik,penghargaan  terhadp
                  waktu dan suka memberi pertolongan pada orang lain.
                  Strategi pembelajaran ini bisa digunakan manakala:
                     a) Guru menekankan pentingnya usaha kolektif disamping usaha
                        individual dalam belajar
                     b) Jika guru menghendaki seluruh siswa bukan hanya siswa yang
                        pintar saja untuk memperoleh keberhasilan dalam belajar.
                     c) Jika  guru  ingin  menanamkan  bahwa  siswa  dapat  belajar  dari
                        teman lainnya dan belajar dari bantuan orang lain.
                     d) Jika  guru  menghendaki  untuk  mengembangkan  kemampuan
                        komunikasi siswa sebagai bagian dari isi kurikulum
   148   149   150   151   152   153   154   155   156   157   158