Page 151 - Cooperative Learning
P. 151
Implementasi Cooperative Learning di Tingkat SMP 141
C. Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian di atas maka rumusan masalah yang di
ajukan adalah: Bagaimanakah penerapan cooperative learning
dalam proses pembelajaran di SMP kota Palopo Sulawesi Selatan?
Kajian pustaka
A. Pembelajaran dan metode pengajaran
a) Pengertian pembelajaran
Konsep komunikasi dan perubahan sikap akan selalu dilakukan
dalam pembelajaran oleh guru. Dalam sebuah pembelajaran guru
bersama menjadi pelaku demi terlaksananya tujuan pembelajaran.
Fungsi masing-masing pelaku dalam konteks ini berbeda; guru
sebagai fasilitator dalam pembelajaran; pembelajaran berlangsung
lebih efektif. Sehingga guru bisa lebih mengembangkan
kemampuan mereka baik dari kemampuan kognitif maupun
kegiatan sosialnya. Guru selalu ingin berkembang sesuai
perkembangan jaman. Cook mengatakan ‚Learning is what the
students bring with them into the classroom and learning is the
acquisition of conscious knowledge‛ (Cook, 2008).
b) Konsep strategi pembelajaran kooperatif
Model pembelajaran kelompok adalah rangkaian kegiatan
belajar yang dilakukan oleh siswa dalam kelompok-kelompok
tertentu untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah
dirumuskan dalam 4 unsur: (1) adanya peserta dalam kelompok; (2)
adanya tuturan yang harus dicapai; (3) adanya upaya belajar setiap
anggota kelopok; dan (4) adanya tujuan yang harus dicapai
(Sanjaya, 2013).
Peserta adalah siswa yang melakukan proses belajar pada
setiap kelompok belajar. Pengolompokkan siswa bisa diterapkan
beberapa pendekatan di antaranya pengelompokkan didasarkan
atas minat dan bakat siswa, pengolompokan yang didasarkan atas
latar belakang, pengelompokkan yang didasarkan atas dasar
campuran baik campuran ditinjau dari segiminat maupun campuran
dari kemampuan. Pendekatan apapun yang digunakan, tujuan
pembelajaran haruslah menjadi pertimbangan utama.

