Page 165 - Cooperative Learning
P. 165
Implementasi Cooperative Learning di Tingkat SMP 155
learning SPK dimana hasil yang didapat adalah 78% pembelajaran
menunjukkan sikap positif dan 22% menunjukkan sikap negatif.
Dengan demikian, dapat dipahami bahwa siswa tertarik untuk
belajar bahasa Indonesia dengan metode tersebut. Sikap positif
yang ditunjukkan dengan berbagai alasan, diantaranya ada yang
menganggap bahwa bahasa Indonesia adalah bahasa yang penting
untuk dikuasai. Selain itu juga sebagian siswa menganggap bahwa
proses pembelajaran dengan metode cooperative learning menarik
buat mereka sehingga hal ini meningkatkan antusias, karena
pembelajaran yang demikian melibatkan mereka dalam proses
pembelajaran sehingga mereka tidak bosan dan pembelajarannya
pun tidak monoton. Dari hasil yang diperoleh dapat dipahami
bahwa pembelajaran yang seperti ini perlu terus ditingkatkan
dengan tujuan untuk meningkatkan motivasi dalam belajar. Hal ini
penting mengingat pencapaian tujuan pembelajaran sangat
tergantung pada motivasi untuk belajar dan meningkatkan
kompetensi mereka.
Metode cooperative learning SPK memiliki keunggulan dan
kelemahan.
Keunggulan dan kelemahan SPK
Keunggulan SPK
Keunggulan pembelajaran kooperatif SPK sebagai suatu
strategi pembelajaran diantaranya:
a) Melalui SPK siswa tidak terlulu terpaku menggantungkan pada
guru, akan tetapi dapat menambah kemampuan berpikir
sendiri menemukan informasi dari berbagai sumber dan
belajar dari siswa yang lain.
b) SPK dapat mengembangkan kemampuan mengungkapkan
idea atau gagasan dengan kata-kata secara verbal dan
membandingkannya dengan ide-ide orang lain.
c) SPK dapat membantu anak untuk respek pada orang lain dan
menyadari akan segala keterbatasan serta menerima segala
perbedaan.
d) SPK dapat membantu memberdayakan setiap siswa untuk
lebih bertanggung jawab dalam belajar.

