Page 302 - Cooperative Learning
P. 302
292 BAB 6
mereka menjadi lebih bermakna. Proses kreatif dapat tercipta
setelah para siswa diberikan dan menjalani tanggung jawab itu.
Mereka merasa sebagian proses pembelajaran sudah diberikan
kepada mereka, dan mereka harus mampu
mempertanggungjawabkannya. Perasaan mampu mengembang
taggung jawab ini dapat muncul apabila mereka bekerja sama.
Perbedaan karakter, gaya belajar, dan kemahiran dari siswa juga
terlihat selama proses pembelajaran dan menjadi sumber
terciptanya proses dan hasil kreatif yang akhirnya diharapkan
menjadi pembiasaan yang sangat berguna.
Guru bersifat menfasilitasi, memanage, dan sumber ilmu,
sehingga tujuan pembelajaran yang diharapkan dapat tercapai.
Peranan guru yang seperti disebutkan di atas nampak terlihat jelas
selama proses pembelajaran. Sehingga kita dapat katakan bahwa
pembelajaran keterampilan menyimak bahasa Inggris dengan
model cooperative learning sudah dapat diadaptasi oleh kelas
Intermeadiate 3.
B. Saran
1. Belajar bahasa dengan mengintegrasikan keterampila-
keterampilan bahasa perlu dilakukan karna akan memfasilitasi
siswa belajar. Belajar menyimak dapat diintegrsikan dengan
belajar merespon sehingga belajar itu tidak hanya bersifat
artificial tetapi juga keterbermaknaan.
2. Guru perlu merencanakan pembelajaran lebih seksama dengan
memfariasikan tugas siswa dan mempertimbangkan level
kemahiran berbahasa dan perbedaan gaya belajar para siswa
agar proses interaksi berjalan baik dengan menggunakan bahasa
yang mereka pelajari.
3. Siswa wajib dibiasakan belajar dalam kelompok yang tetap
dimonitor oleh guru terutama berkaitan dengn bahasa yang
mereka pakai di dalam kelompok mengingat bayak manfaat yang
dapat mereka dapat.
4. Guru berkewajiban mengerti dan melaksanakan semua perannya
5. Bagi para siswa dan calon guru berkewajiban mengetahui peran
mereka dan melaksanak peran itu degan baik dan benar.

