Page 301 - Cooperative Learning
P. 301

Implementasi Cooperative Learning di Tingkat Pendidikan Kursus       291

                  peran  dominan  siswa  dalam  pembelajaran  model  cooperative
                  learning,  siswa  sebagai  subjeck  pembelajaran  juga  tidak  terlepas
                  dari  kesalahan  yang  mereka  buat.  Proses  kereative  yang  mereka
                  ciptakan  bisa  saja  keluar  dari  apa  yang  diharapkan  dari  tujuan
                  pembelajaran di kelas. Bila siswa salah dalam membuat kalimat dan
                  ungkapan  dalam  suatu  dialog,  hal  ini  adalah  wajar.  Mereka  akan
                  mengalami perbaikan seiring dengan proses pembalajaran tersebut.
                  Disinilah peran guru sebagai sumber ilmu diperlihatkan. Guru wajib
                  mengkoreksi pekerjaan siswa, menunjukan kesalahan yang mereka
                  perbuat,  memberikan  alternative  jalan  keluar  ataas  apa  kesalahan
                  mereka, dan member masukan apa yang perlu siswa lakukan, tetapi
                  bagaimana  jalannya  proses  pembelajaran  adalah  tanggung  jawab
                  siswa.


                  Kesimpulan dan Saran
                     A. Kesimpulan
                        Seperti  namanya  cooperative  learning  yaitu  kerja  kelompok
                  secara bersama-sama yang dilakukan oleh para siswa. Dari data dan
                  data  analisis  pada  penilitian  mini  research  ini  dapat  dilihat  bahwa
                  hampir  semua  kegiatan  yang  terjadi  dalam  proses  pembelajaran
                  kerja  kelompok  ini  adalah  dilakukan  oleh  siswa  dan  untuk  siswa

                  secara bersama-sama. Siswa belajar dalam kelompok pair work dan
                  group work. Kedua kelas A dan B dengan guru A dan B beserta para
                  siswa  telah  mengadaptasi  model  pembelajaran  cooperative
                  learning. Ke-12 aspek pembelajaran kelompok ini telah diterapkan
                  dengan  baik  oleh  objek  penelitian  ini.  Walaupun  ada  dari  ke-12
                  aspek itu yang tidak terkafer secara sempurna dalam penerapannya
                  seperti  masih  adanya  penggunaan  bahasa  ibu  dalam  proses
                  komunikasi antar siswa, namun guru A dan B serta para siswa telah
                  dengan  baik  memerankan  peran  mereka  selama  proses
                  pembelajaran.
                        Konsep positive interdependence dan individual accountibility
                  terlihat  pada  saat  para  siswa  membuat  tugas  dialog  dalam
                  kelompok. Para siswa saling membantu dan memberikan kontribusi
                  ide,  feedback,  serta  berperan  dalam  mempraktekan  dialog.
                  Penerapan  kerja  kelompok  seperti  ini  membuat  pembelajaran
   296   297   298   299   300   301   302   303   304   305   306