Page 80 - PANDUAN PRAKTIKUM KEPERAWATAN MATERNITAS
P. 80

g. Melakukan masase uterus dengan meletakkan telapak tangan di
                       fundus dan lakukan masase dengan gerakan melingkar lembut
                       hingga uterus berkontraksi dan raba keras. Rangsangan taktil
                       uterus  ini  dilakukan  untuk  merangsang  terjadinya  kontraksi
                       uterus  yang  baik.  Dalam  hal  ini  sangat  penting  diperhatikan
                       tingginya fundus uteri dan kekuatan kontraksi uterus.


                              LAKUKAN MANAJEMEN AKTIF KALA III


                     Penatalaksanaan  aktif  kala  III  dapat  dilakukan  dengan
              pemberian oksitosin segera setelah anak lahir, tarikan pada tali pusat
              secara terkendali dan masase uterus segera setelah plasenta lahir.
              a.  Setelah  bayi  lahir,  periksa  kembali  kemungkinan  adanya  janin
                  kembar (bila ya lahirkan bayi berikutnya dengan teknik yang sama).
              b.  Bila sudah yakin tidak ada lagi janin dalam kandungan ibu, segera
                  berikan  oksitosin  10  unit  melalui  intramuskular  (atau  methergin
                  0,2 mg intramuskular bila tidak ada kontraindikasi).
              c.  Renggangkan  tali  pusat  secara  terkendali  (controlled  Cod  traction)
                  dengan cara seperti berikut ini.
                  1)  Telapak  tangan  kanan  diletakkan  di  atas  simfisis  pubis.  Bila
                     sudah  terdapat  kontraksi,  lakukan  dorongan  bagian  bawah
                     uterus ke arah dorso-kranial.
                  2)  Melakukan  dorongan  uterus  ke  arah  dorso-kranial  sambil
                     melakukan traksi tali pusat terkendali.
                  3)  Regangkan  tali  pusat  dengan  tangan  kiri  5  –  6  cm  di  depan
                     vulva.











                                            Gambar 5.12 Plasenta
                                 http://commons.wikipedia.org/wk.plasenta

                                                        Panduan Praktik Laboratorium | 73
   75   76   77   78   79   80   81   82   83   84   85