Page 10 - Untitled-1
P. 10

BAHASAN UTAMA



              Orangtua,



               Jangan Marah



               Sembarangan




























                logan jangan buang sampah sembarangan   dididik oleh kedua orangtuanya dahulu. Inilah
                sangat akrab di telinga kita. Namun ada   yang kemudian disebut dengan modelling.
            Sslogan lain yang senada tapi tak kalah      Kedua, merepress (menahan). Artinya,
            pentingnya, yaitu “Jangan Marah Sembaran-  banyak hal yang memicu amarah seseorang un-
            gan”. Slogan ini khusus untuk orangtua. Karena  tuk keluar, tetapi kemudian ditahan karena pola
            meluapkan emosi sembarangan, akan berpo-  asuh yang melarangnya, sehingga tidak berani
            tensi menular pada anak.                mengekspresikan amarahnya.
                  Dian Fitriaswaty, S.Psi, M.Psi, Psikolog,   “Amarah yang ditahan itu kemudian
            CHA, C.NNLP, Anggota Asosiasi Psikologi Fo-  akan menjadi bom waktu, yang suatu saat akan
            rensik Indonesia (APSIFOR) mengatakan, meski   meledak dan menjadi ekspresi amarah yang
            amarah adalah hal yang wajar dimiliki setiap   sangat ekstrim,” terang Magister psikologi jebo-
            manusia, tetapi cara mengekspresikan amar-  lan Universitas Surabaya ini.
            ah itulah yang kemudian menentukan kadar
            kematangan dari tiap individu.          Orangtua Wajib Miliki Self Control
                                                    yang Baik
                  “Semakin matang individu, seharusnya
            semakin mampu mengontrol emosi negatifnya    Level kematangan seseorang akan
            menjadi emosi yang tidak merugikan diri sendiri   mempengaruhi keterampilan self control ama-
            ataupun orang lain,” terang psikolog yang   rahnya. Seseorang yang matang akan mampu
            begawan di bidang parenting ini.        mengekspresikan amarahnya tanpa merugikan
                                                    diri sendiri dan orang lain.
                  Para orangtua yang biasa meluapkan
            amarahnya dengan cara yang tidak mature,     “Seseorang yang matang, akan pan-
            disebabkan karena dua faktor utama. Pertama,   dai mengenali cara ampuh dalam mengatasi
            latar belakang pola asuh orangtua di masa lalu.   amarahnya, misalnya berolahraga, hiking, ke
            Termasuk di dalamnya cara orangtua diasuh dan  alam bebas dan berteriak, atau dengan tinju,”

             10    Majalah Barakah / Edisi Oktober-November 2018
   5   6   7   8   9   10   11   12   13   14   15