Page 105 - Sun Flower Full Naskah
P. 105

“Wah, mengagumkan…”
                 “Ini loh yang lebih mengagumkan.”
                 So-Ra menunjuk tulisan tadi dan Hae-Seol hanya terta-
          wa kecil. Ia tak perlu menjelaskan pada So-Ra siapa yang dimak-
          sud oleh Hae-Seol remaja saat ia menulis itu. Dari cara So-Ra
          mengatakan tulisan itu mengagumkan saja, Hae-Seol sudah tahu
          bahwa So-Ra mengerti tulisan itu tertuju pada Kang Ji-Woo.
                 “Rian, ambil ini…” teriak Hae-Seol dari kamarnya. Ia
          tadi membawa sebuah koper dan itu isinya adalah hadiah untuk
          Rian dan kedua orangtuanya. “Yang ini berikan pada temanmu
          yang suka K-Pop itu,” Hae-Seol memberikan hadiah pada Rian
          untuk diberikan pada teman yang dulu pernah bercakap-cakap
          dengan Hae-Seol dan memanggilnya Nuna.
                 Tak berselang lama, Hae-Seol membawa laptop ke ru-
          ang tamu lalu mengajak kedua orangtuanya dan Rian menon-
          ton acara fashion show yang videonya belum sempat ia kirimkan.
          Di akhir acara, Hae-Seol juga melakukan wawancara eksklusif.
          Ia sangat cantik di video itu, bahkan pengunjung yang melihat
          fashion shownya secara langsung juga mengakui kecantikan ala-
          mi dan pesona left asymmetric smile saat ia tersenyum.

                                     ***

                 Hae-Seol dan So-Ra melakukan banyak hal dari jalan-
          jalan hingga mencicipi banyak makanan yang belum pernah di-
          coba Lee So-Ra. Kehangatan yang dirasakan So-Ra saat berada
          di tengah-tengah keluarga Hae-Seol benar-benar bisa mengobati
          rindu pada kedua orangtuanya.  Siapapun tentu setuju bahwa
          kehilangan itu sangat menyakitkan.
                 Saat itu mobil kedua orangtua So-Ra datang berlawanan
          arah dengan mobil Kang Ji-Woo lalu tiba-tiba ada seorang anak
          menyebrang dan untuk menghindarkan menabrak penyebrang,
          dua mobil yang datang berlawanan tadi pun bertabrakan. Di be-
          lahan bumi lain, bus yang ditumpangi Hae-Seol dan temannya
          juga kecelakaan masuk jurang sepulang mereka dari kebun teh.
          Hingga kelak semuanya terhubung dan bahkan mimpi pun tak
          dimimpikan tanpa alasan.

                                      99
   100   101   102   103   104   105   106   107   108   109   110