Page 252 - Sun Flower Full Naskah
P. 252
ta cinta. Dan ia bersusah payah menahan itu.
***
“So-Ra… kau tidak bercanda kan?”
“Tidak Hae-Seol, Kyung-Shin Oppa yang memberita-
huku.”
Hae-Seol segera pergi ke bandara saat So-Ra mengab-
arinya bahwa Ray tak akan kembali ke Korea. Ia benar-benar
dibuat menggerutu sepanjang jalan sebab kemarin Ray tak men-
gatakan itu. Ah! Ia juga yang tak bertanya. Ia takut Ray sudah
berangkat, beberapa kali Hae-Seol melirik jam tangannya.
“Ray…” ia berlari sekuat tenaga saat melihat Ray
menarik koper. Ia masih punya waktu beberapa menit sebelum
keberangkatan Ray. Bukan, percayalah ini bukan adegan dima-
na Hae-Seol akan membuat Ray membatalkan keberangkatann-
ya. Bukan.
“Hae-Seol?” Ray terkejut melihat Hae-Seol yang lagi
mengatur napasnya sekarang. Iya! Kyung-Shin akhirnya bercer-
ita pada So-Ra dan pastilah gadis ini tahu dari So-Ra bahwa ia
tak akan kembali ke Korea.
“Kau, kau apa benar tak akan kembali ke Korea?”
“Iya, aku akan benar-benar fokus mengurus bisnisku di
sana.”
“Itu kan hanya bisnis properti, kau bisa mengurusnya
dari sini atau pulang-pergi dari Amerika ke sini.”
“Hae-Seol, jangan menahan langkahku jika kau tak bisa
menjawab pertanyaanku.”
“Pertanyaan apa? Aku akan menjawabnya.”
“Apa kau bersedia menikah denganku?”
Hae-Seol terdiam. Lama. Tak ada jawaban.
“Jika tidak bisa mengiyakannya, maka jangan menah-
anku. Tenang, aku punya Hae-Seol satu lagi. Aku membawan-
ya,” Ray menepuk-nepuk kopernya, ia membawa boneka yang
Ha-Na beri nama Hae-Seol. Ah, gadis di hadapan Ray masih saja
terdiam. Ia lalu menyadari bahwa sekarang Ray memakai topi
pemberiannya. Tadi Hae-Seol bahkan belum sempat memperha-
246

