Page 249 - Sun Flower Full Naskah
P. 249
Dua Puluh Dua
ee So-Ra merasa dunianya sekarang ditumbuhi
bunga-bunga. Seperti musim semi sekarang ini.
LIa sangat bahagia, mengenakan jilbab dan gaun
putih rancangan Hae-Seol, memegang buket bunga dan ia
tersenyum bahagia. Ia sangat cantik, banyak mata mengagumi
kecantikannya dan tentu saja sepasang mata milik lelaki di se-
belahnya sekarang tak henti memandangi So-Ra dengan penuh
cinta.
Park Kyung-Shin tampak gagah dengan setelan jas sil-
ver, di saku sisi kiri dadanya tersemat bunga kecil, ia benar-be-
nar tampan. Hingga Ray dan Kang Ji-Woo terkagum-kagum.
“Hyung, kami tidak tahu harus bersedih atau bahagia.
Sedih karena bisa jadi Hyung tidak punya banyak waktu lagi un-
tuk kami, bahagia karena Hyung menemukan cinta.”
Kyung-Shin tersenyum mendengar Kang Ji-Woo dan
Ray berkata begitu. Ia memeluk adik dan sepupunya. “Mulai
sekarang, jangan bertengkar lagi,” kata Kyung-Shin sambil me-
nepuk-nepuk pundak mereka berdua. Bukan Park Kyung-Shin
tidak tahu bahwa Ji-Woo dan Ray menyukai Hae-Seol, bahkan
di antara keduanya tak ada yang ingin menyerah. Namun ke-
marin Ray memberitahu Kyung-Shin bahwa adiknya itu akan
ke Amerika untuk mengurus bisnis. Ray juga mengatakan pada
Kyung-Shin mungkin ia tak akan kembali untuk waktu yang
lama. Jika Kyung-Shin rindu, ia meminta kakaknya saja yang
menemuinya atau mereka bisa bertemu tanpa yang lain tahu.
Pernikahan So-Ra bertema outdoor, setelah akad
langsung diadakan pesta. Hae-Seol sempat meneteskan airmata
haru melihat So-Ra sangat bahagia. Ia bersyukur karena So-Ra
sudah menemukan belahan jiwanya.
“Tidak perlu menungguku untuk ke Namsan Tower,”
243

