Page 256 - Sun Flower Full Naskah
P. 256
“Aku si pengirim bunga. Temui aku sekarang.”
Hae-Seol benar-benar terkejut, akhirnya ia bisa menemui pengi-
rim bunga. Ia segera menuju tempat yang dimaksud, Hae-Seol
bahkan mengenal baik tempat itu. Ia curiga kalau pengirim bun-
ga juga langganan di restoran Bunda.
***
Kang Ji-Woo sudah meminta Ayahnya membiarkan ar-
tikel tentang pertemuannya dengan Hae-Seol berseliweran di in-
ternet. Ia melakukan itu agar kelak fansnya tak terkejut dengan
apa yang akan ia lakukan sekarang. Dan tadi ia bahkan memin-
jam ponsel manajernya untuk mengirim pesan pada Hae-Seol.
Ia menjadi sangat gugup sekarang. Ia sudah terlihat
rapi dan tampan menurut manajernya. Mengenakan setelan jas
hitam dan kemeja putih, ia duduk di depan piano yang ada di
restoran. Ia memastikan kamera yang akan merekam sudah ter-
pasang dengan baik. Ia akan sedikit membuat goncangan hebat
di tengah-tengah fansnya sebab ia akan menyiarkan langsung
adegan ini akun media sosialnya. Karena ini bukan film atau
drama, ia menjadi sangat gugup terlebih lagi ketika mendengar
derap langkah, pastilah itu Hae-Seol.
Gadis itu masuk ke restoran Bunda. Tapi sangat gelap
sekarang. Lucunya setiap ia melangkah maka lampu di sampin-
gnya juga akan menyala dan Hae-Seol menemukan bunga ma-
tahari tergeletak. Selalu seperti itu hingga bunga yang ia pegang
mencapai dua puluh empat tangkai. Di langkah ke dua puluh
lima ia berhenti. Hae-Seol tak mendapati lagi bunga matahari, ia
meletakkan bunga-bunga yang dipegangnya dan memfokuskan
pandangan pada seseorang yang duduk di depan piano. Astaga,
orang itu! Hati Hae-Seol sedang berteriak histeris sekarang. Le-
laki itu menyanyikan lagu ciptaannya.
Aku selalu ingin tahu
Bagaimana aku bisa terjebak rindu
250

