Page 149 - Gagasan Inovasi Pendidikan Volume 1
P. 149

Inspiring Lecture Paragon

               yang  berkaitan  dengan  dimensi  moralitas.  Moralitas  sebagai  salah

               satu  tolok  ukur  dan  koridor  perilaku  serta  segenap  manifestasi

               dimensi  sosial  kemanusiaan  meniscayakan  terhadap  nilai-nilai
               kebaikan bersama.  Produk pendidikan  masa  depan ditentukan oleh

               proses  pendidikan  sekarang  ini,  di  mana  mahasiswa  mengalami
               proses  pembelajarannya.  Perlakuan  tindak  kekerasan  yang  dialami

               mahasiswa  yang  melebihi  kapasitas  kewenangan  pendidikan
               misalnya, akan berdampak negatif atau menjadi pemicu munculnya

               perilaku atau tindak kekerasan selanjutnya di pihak mahasiswa, baik

               setingkat yang mereka alami atau lebih dahsyat dari itu.
                      Perilaku  kekerasan  dapat  dibedakan  menjadi  tiga  tingkat:

               pertama,  kekerasan  tingkat  ringan,  yaitu  berupa  potensi  kekerasan

               (violence as potential). Pada tingkat ini, kekerasan yang terjadi berupa
               kekerasan tertutup (covert), kekerasan defensif, unjuk rasa, pelecehan

               martabat, dan penekanan psikhis. Kedua, kekerasan tingkat sedang,
               yang  berupa  perilaku  kekerasan  dalam  pendidikan  (violence  in

               education).  Indikator  kekerasan  tingkat  ini  mencakup  kekerasan
               terbuka  (overt),  terkait  dengan  fisik,  pelanggaran  terhadap  aturan

               sekolah  (kampus).  Ketiga  kekerasan  tingkat  berat,  yaitu  tindak

               kriminal  (criminal  action).  Pada  tingkat  ini,  kekerasan  berbentuk
               ofensif, ditangani oleh pihak yang berwajib, ditempuh melalui jalur

               hukum,  dan  berada  di  luar  wewenang  pihak  sekolah  (kampus).
               Sebagai  generasi  muda,  mahasiswa  sejatinya  mendayagunakan

               segenap potensi dan kemampuannya untuk meningkatkan kapasitas

               dan kapabilitasnya.  Masa  muda adalah  masa yang paling  potensial
               mewujukan dan memperkaya khazanah potensi diri. Di samping itu,



                                                                               13
                                                                               7
   144   145   146   147   148   149   150   151   152   153   154