Page 23 - Gagasan Inovasi Pendidikan Volume 1
P. 23
Inspiring Lecturer Paragon
Awalnya, mempelajari modul dengan halaman yang cukup banyak ini
terasa berat dan melelahkan, namun setelah distance learning ini
dilaksanakan materi yang berat terasa ringan untuk dipelajari dengan
metode pembelajaran synchronous dan Asynchronous ini. Tentunya
hal lain yang mempengaruhi adalah cara tutor menyampaikan materi.
Penggunaan media yang kreatif oleh tutor/pengajar/dosen ini
juga akan membuat peserta didik/mahasiswa untuk belajar lebih baik
dan meningkatkan performa mereka sesuai dengan tujuan yang akan
dicapai. Karena media merupakan alat yang digunakan untuk
menyampaikan pesan dan dapat merangsang pikiran, perasaan, dan
kemauan audien/peserta didik/mahasiswa. (Asnawir & Usman, 2002)
Pada hakikatnya proses belajar mengajar adalah proses
komunikasi antara guru dengan siswa atau antara dosen dengan
mahasiswa untuk bertukar pikiran serta mengembangkan
ide/gagasan, maka fungsi media pembelajaran sebagai penyaji
stimulus informasi, sikap, meningkatkan keserasian dalam
penerimaan informasi serta mengatur langkah-langkah kemajuan
untuk memberikan umpan balik. (Asnawir & Usman, 2002) sehingga
pada masa pandemi seperti sekarang ini media pembelajaran yang
digunakan untuk Synchronous/metode pembelajaran daring langsung
adalah aplikasi Video conference misal zoom meeting, google meet,
dll. Sedangkan media pembelajaran yang digunakan untuk
Asynchronous/Daring tidak langsung adalah aplikasi seperti learning
management system (LMS), LMS ini biasanya disetiap perguruan
tinggi mempunyai nama yang berbeda-beda, misal di UIN Jakarta
bernama Academic Information System atau disingkat AIS, kalua di
11

