Page 288 - Tata Kelola Pemilu di Indonesia
P. 288

pemindaian dan pengunggahan formulir C1 kecuali di beberapa daerah di
           wilayah Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.


           Untuk  penyelenggaraan  Pilkada  Serentak  Tahun  2015,  2017,  2018  serta
           Pemilu  Serentak  2019,  SITUNG  terus  dilanjutkan  dengan  beberapa
           pengembangan aplikasi. Jika pada Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden-
           Wakil Presiden 2014 aplikasi SITUNG hanya menyediakan informasi berupa
           gambar (image) dari Model C1 dan formulir rekapitulasi penghitungan suara
           di semua tingkatan, pada penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2015
           KPU memberikan layanan tambahan kepada masyarakat untuk mengetahui
           hasil pemilihan lebih cepat, tetapi bukan merupakan hasil pemilihan yang
           resmi.  Layanan  hasil  penghitungan  cepat  (real  count)  ini  difasilitasi  oleh
           sebuah aplikasi yang disebut e-rekap. Hitung cepat ini dilakukan dengan
           cara menginput sebagian dari data formulir C1 di dalam aplikasi e-rekap.
           Hasilnya kemudian dipublikasikan kepada masyarakat luas di website KPU.
           Tidak sedikit KPU Kabupaten/Kota mampu menyelesaikan input dan unggah
           formulir C1 kurang dari 24 jam setelah proses pemungutan suara selesai.


           E-rekap adalah sebuah aplikasi berbasis off line dan mandiri (stay alone)
           yang difungsikan untuk menginput dan mempublikasikan beberapa elemen
           penting dari data dalam formulir Model C1. Untuk menggunakan aplikasi
           ini, operator harus menginstal terlebih dahulu aplikasi e-rekap yang dapat
           diperoleh  dengan  cara  mengunduh  pada  masing-masing  portal  KPU
           Kabupaten/Kota.  Untuk  menjaga  otentisitas  dan  keamanan  data  yang
           dikirim  oleh  operator  di  daerah,  setiap  penggunaan  aplikasi  e-rekap
           memerlukan  username  dan  password  yang  harus  diverifikasi  oleh  KPU.
           Untuk pengiriman hasil input Model C1 ke server KPU di Jakarta, komputer
           harus tersambung dengan jaringan internet. Pengiriman data e-rekap lebih
           mudah karena jaringan internet yang dibutuhkan tidak sebesar pengiriman
           image Model C1 hasil dari pindai. Server KPU akan menampilkan hasil hitung
           cepat  yang  dikirim  oleh  e-rekap  secara  real  time.  Dengan  demikian
           masyarakat bisa memantau perubahan perolehan suara setiap pasangan
           calon pada masing-masing daerah setiap menit atau jam.


           Aplikasi  SITUNG  telah  menstimulasi  masyarakat  untuk  mengawal  dan
           mengawasi  proses  rekapitulasi  hasil  penghitungan  suara  yang  dilakukan
           secara berjenjang. Aplikasi pindai dan publikasi Model C1 juga membuat
           masyarakat  aktif  untuk  melaporkan  kesalahan  atau  ketidakakuratan

    272     BAB 6 – MANAJEMEN PENYELENGGARA PEMILU
   283   284   285   286   287   288   289   290   291   292   293