Page 286 - Tata Kelola Pemilu di Indonesia
P. 286

mempertimbangkan ketersediaan waktu, infrastruktur di daerah, dan juga
           ketersediaan sumberdaya manusia, aplikasi Sistem Informasi Penghitungan
           Suara (SITUNG) didorong untuk menjadi sarana KPU dalam membuat arsip
           digital hasil pemilu yang berupa formulir C1, formulir DAA, DA1, DB1, dan
           DC1  serta  sebagai  sarana  mempublikasikan  hasil  pemilu  dalam  bentuk
           image maupun excel. SITUNG dalam kesempatan itu tidak didesain untuk
           melakukan  tabulasi  nasional  hasil  penghitungan  suara  seperti  yang
           dilakukan pada pemilu-pemilu sebelumnya.


           Desain SITUNG sebenarnya tidak jauh berbeda dengan Pemilu 2004 dan
           2009, yaitu berbasis aplikasi offline (lokal), scanner/pemindai, dan aplikasi
           excel. SITUNG terdiri atas beberapa aplikasi, yaitu aplikasi scan formulir C1,
           aplikasi excel untuk formulir rekapitulasi, dan e-rekap.

           Aplikasi scan formulir C1 adalah sebuah sistem teknologi informasi (IT) yang
           berbasis  off  line  yang  dapat  dioperasionalkan  tanpa  membutuhkan
           sambungan  internet.  Aplikasi  ini  diinstal  pada  komputer  masing-masing
           operator dan disambungkan dengan mesin scanner yang dimiliki. Setelah
           aplikasi scan C1 terinstal dan tersambung dengan mesin scanner, operator
           memulai melakukan pemindaian formulir C1. Hasil pemindaian formulir C1
           ini tersimpan dalam aplikasi dan siap dikirim ke server KPU di Jakarta. Agar
           bisa mengirimkan gambar formulir model C1 hasil pemindaian ini, komputer
           harus terhubung dengan jaringan internet.


           Meski perangkat dan teknologi yang digunakan sama dengan 2009, tetapi
           pada Pemilu 2014 KPU tidak lagi menggunakan teknologi ICR (Intelligent
           Character  Recognition)  yang  mampu  melakukan  pembacaan  dan
           rekapitulasi otomatis. Pada Pemilu 2014, KPU memindai formulir C1 dan
           hasilnya  berupa  gambar  (image)  kemudian  ditampilkan  di  website  KPU
           sehingga bisa diakses oleh semua lapisan masyarakat. Selain image formulir
           C1,  sejak  penyelenggaraan  Pilkada  Serentak  2015  KPU  juga  memberikan
           informasi hasil penghitungan suara yang lebih cepat, meski bukan hasil final.

           Aplikasi scan formulir C1 merupakan sebuah sistem aplikasi yang dirancang
           dan  diimplementasikan  oleh  KPU  dalam  rangka  mempublikasikan  hasil
           penghitungan suara di TPS dari seluruh Indonesia secara cepat. Formulir C1
           merupakan formulir yang berisi hasil perolehan suara setiap Parpol, calon
           anggota legislatif, maupun pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden di

    270     BAB 6 – MANAJEMEN PENYELENGGARA PEMILU
   281   282   283   284   285   286   287   288   289   290   291