Page 351 - Tata Kelola Pemilu di Indonesia
P. 351

dilaksanakan  lebih  dahulu  yaitu  pada  tanggal  9  April  2014,  sedangkan
                 Pemilu Presiden dan Wakil Presiden dilaksanakan pada 9 Juli 2014 (Aida
                 Martadillah 2019).


                 b. Para Pihak

                 Berdasarkan Pasal 2 Peraturan Mahkamah Konstitusi Nomor 4 Tahun 2018
                 tentang Tata Beracara dalam Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum
                 Presiden dan Wakil Presiden, Para Pihak dalam Perkara PHPU Presiden dan
                 Wakil Presiden adalah:

                 1. Pemohon: Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden.
                 2. Termohon: KPU.
                 3. Pihak  Terkait:  Pasangan  Calon  Presiden  dan  Wakil  Presiden  yang
                    berkepentingan terhadap Permohonan yang diajukan oleh Pemohon.


                 Dalam  PHPU  Presiden  dan  Wakil  Presiden  2019  yang  menjadi  Pemohon
                 adalah  Pasangan  Calon  Nomor  02  Prabowo  Subianto dan  Sandiaga Uno,
                 sedangkan  yang  menjadi  Pihak  Terkait  adalah  Pasangan  Calon  01  Joko
                 Widodo dan K.H. Ma’ruf Amin.


                 Berdasarkan Pasal 2 Peraturan Mahkamah Konstitusi Nomor 2 Tahun 2018
                 tentang tentang Tata Beracara dalam Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan
                 Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat
                 Daerah, Para Pihak dalam Perkara PHPU anggota DPR dan DPRD adalah:
                 1. Pemohon: Parpol Peserta Pemilu untuk pengisian keanggotaan DPR dan
                    DPRD,  perseorangan  calon anggota  DPR  dan  DPRD  dalam  satu  Parpol
                    yang sama yang telah memeroleh persetujuan tertulis dari Ketua Umum
                    dan  Sekretaris  Jenderal  atau  sebutan  lainnya  dari  Parpol  yang
                    bersangkutan, Parpol lokal peserta pemilu untuk pengisian keanggotaan
                    DPRA dan DPRK, perseorangan calon anggota DPRA dan DPRK dalam satu
                    Parpol Lokal yang sama yang telah memeroleh persetujuan tertulis dari
                    Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal atau sebutan lainnya dari Parpol
                    Lokal yang bersangkutan.
                 2. Termohon: KPU.
                 3. Pihak Terkait: Partai Peserta Pemilu, Perseorangan Calon Anggota DPR
                    dan DPRD, Parpol lokal peserta pemilu dan perseorangan calon anggota





                              BAB 7 – PENEGAKAN HUKUM DAN PENYELESAIAN SENGKETA PEMILU     335
   346   347   348   349   350   351   352   353   354   355   356